Cara Efektif Untuk Menanam Tomat { Panduan Lengkap }

Tanaman tomat dapat dibudidayakan di dataran tinggi maupun dataran rendah dengan ketinggian berkisar diantara 0 sampai 1500 mdpl.

untuk mendapatkan kualitas buah yang bagus, sebaiknya tomat ditanam di tanah yang gembur dan subur dengan kisaran tinggi asam antara 5,5 hingga 7

tomat dikenal sebagai sayuran yang mempunyai sertrukatur seperti buah, hal tersebutlah yang membuat banyak orang bertanya-tanya "tomat itu sayuran apa buah-buahan....?"

jika Anda tertarik untuk membudidayakan tomat, berikut saya rangkumkan beberapa hal tentang cara menanam dan merawat tanaman tomat agar berbuah lebat

Cara Menanam Tomat

cara menanam tomat
Gambar tomat
Untuk cara menanam tanaman tomat mudah saja, anda hanya perlu melakukan beberapa hal dibawah ini.

Pemilihan jenis bibit tomat

Pada dasarnya tomat dapat dibedakan dari bentuknya, yang kemudian di klasifikasikan menjadi 4 bahkan lebih banyak jenis yang sekarang banyak ditemukan dipasaran diantaranya ada tomat apel, tomat sayur tomat hijau, tomat cery dan banyak lagi yang lainnya.

Penyemaian benih tomat

Hal terpenting dari cara menanam tomaat agar berbuah lebat adalah penyemaian. Penyemaian merupakan syarat wajib untuk cara menanam tomat agar berbuah banyak , penyemaian merupakan hal sangat penting,dan untuk cara penyemaiannya sangatlah mudah diantaranya sebagai berikut...

Semai benih dalam wadah yang ceper, dengan media tanah berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk dengan perbandingan 1:2:1

Simpan wadah hasil penyemaian di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung
jaga kelembapan media tanam dengan menyiramnya setiap sore dan siang hari , dalam waktu 5-7 hari, bibit mulai berkecambah.

pemindahan media tanam 

lalu jika bibit tanam sudah mulai rumbuh hingga 5-7 cm, pindahkan bibit tanam satu persatu ke polybag. Biarkan bibit yang telah di pindahkan ke polybag selama satu bulan, dengan tinggi sekitar 15-18cm, dan telah memiliki 2-4 helai daun

setelah siap, maka pindahkan bibit ke media tanam permanen seperti pot berukuran besar atau tanah di halaman rumah

Merawat Tanaman Tomat

Agar menanam tomat bisa  berbuah banyak sebaiknya lakukanlah penyiraman dan perawatan disetiap harinya, penyiraman harus dilakukan dengan hati-hati agar air yang digunakan untuk menyiram media tanam tidak mengenai pucuk bunga, cukup hanya mengenai batang dan akarnya saja, buatlah tiang penahan agar batang tanaman tomat tetap di posisi tegak,

buanglah tunas-tunas baru di ketiak batang daun atau yang tumbuh di selain batang utama, karna hal tersebut akan mengganggu daun dan buah karna nutrisi yang diserap akar terbagi dengan batang yang tidak jelas
lakukanlah pemupukan disetiap harinya agar unsur haranya terjaga, pemupukan dilakukan 2 kali yaitu saat penyiangan pertama "dua mingu pertama setelah penanaman" dan pemupukan kedua setelah tanaman berbuah 2 hingga 3 runtuyan, pupuk diberikan di sekeliling tanaman.

Pengenalan Hama Tanaman

Dalam meakukan perawatan tanaman tentunya ada beberapa hama yang perlu kita kenal, simak ulasan seputar hama tanaman dibawah ini.

Ulat buah

Dalam menanam tomat terdapat ulat yang mengganggu perkembangan buah, yaitu Heliotis armigera, merupakan ulat yang menyeang tanaman tomat dengan metode mengebor buah sambil memakannya sehingga buah tanaman tomat menjadi berlubang. Komponen tubuh hama  ini diselimuti kutil.

Ulat graya

Ulat raya pada tanaman tomat yakni spodoptera litura merupakan ulat yang menyerang daun tanaman tomat dengan jumlah yang banyak/mengeroyok, umumnya ulat ini menyerang tanaman tomat pada malam hari dengan memakan daun dan buah pada tanaman, gejala pada daun berupa bercak bercak putih dan berlubang.

Ulat tanah 

Agrotis ipsilon merupakan hama ulat tanah pada tanaman tomat. hama tanaman ini meyerang pada malam hari, namun pada siang hari hama ini bersembuyi di bawah tanah, ulat ini menyerang tanaman tomat dengan cara memakan batang tanaman muda dengan sistem memotongnya, sehingga sering disebut sebagai ulat pemotong.

Sistem pengendalianya dengan pemberian insektisida berbahan aktif karbofuran sebanyak 1 gram pada lubang tanaman

Kutu daun

Myzus persiceae, merupakan kutu daun yang menghisap cairan tanaman tomat, terlebih lagi pada daun muda, kotorannya terasa manis sehingga mengundang semut, serangan parah menyebabkan daun mengalami gejala klorosis "menguning", menggulung, dan mengritingi, sampai sampai membuat tanaman tomat menjadi kerdil 

Lalat buah

ulat buah tanaman tomat yaitu dacus dorsalus, lalat betina dewasa menyerang buah tomat dengan cara menyuntikan telurnya kedalam buah tanaman tomat, kemudian tekurnya berevolusi menjadi larva, lalu larva tersebut mengrogoti buah tomat sehingga buah dari tanaman tomat menjadi busuk. 

Nematota

Nematoda tanaman tomat adalah Meloidogyne incognita, serangan nematoda ini ditandai dengan adanya bintik-bintik pada akar, nematoda merupakan cacing tanah yang berukuran benar-benar kecil, hama ini merupakan parasit penyerang akan tanaman tomat, bekas gigitan cacing ini menyebabkan serangan sekundar, seperati layu kuman, layu fusarium, busuk, dan lain sebagainya.

Pengendalian kimiawi mengaplikasikan insektisida berbahan aktif karbofuran sebanyak 1gr pada lubang tanam 

Penyakit Pada Tanaman Tomat

Berikut ini menyakit yang sering mnyerang tanaman tomat

Layu bakteri

Bakteri penyebab layu pada tanaman tomat ialah peseudomonos sp. Tanaman tomat akan melayu dan sampai sampai terjadi kegagalan panen,

Upaya pengedaliannya antara lain dengan meningkatkan ph tanah, membinasakan tanaman tomat yang terserang penyakit tersebut dan menyemprotkan bakterisida dari klasifikasi antibiotik dengan bahan aktif kasugamisin, streptomisin sulfat asam oksolinik, validamisin, atau oksitetrasiklin. 

Layu fusarium

Penyabab lain yang membuat tanaman tomat meanjadi layu ialah fusarium oxysporum. Tanaman tomat yang terserang akan mengalami kelayuan dengan diawali dari daun yang tua, kemudian menyebar ke daun-daun yang muda sehingga daun daun muda tersebut menjadi menguning

upaya pegendaliannya dengan menambah PH pada tanah, memusnahkan tanaman yang tersereang, dan lain sebagainya.

Bercak kuman

Penyebab bercak pada tanaman tomat disebabkan oleh bakteri Xhanthomons vesicatoria, yang perkembangannya begitu cepat terutama pada musim hujan, serangan hama yang satu ini ditandai dengan adanaya bercak berwarna gelap dan mengkilap.

Pengendalian hama tersebut dengan cara mengaplikasian bakterisida dari klasifikasi anti biotik dngan bahan kasugamisin, astreptomisin sulfat, asam oksolinik, validamisin atau oksitetrasiklin atau oula dari golongan anorgonik.

Virus

virus merupaka penyakit yang paling bebahaya yang menyerang tanaman tomat, virus tanaman tomat diantaranya ialah ToMV, PVX, dan CMV. Virus merupakan penyakit yang amat berpotensi buruk terhadap tanaman tomat sampai-sampai bisa menimbulkan kegagalan erlebih pada musim kemarau,

Gejala awalnya diawali dengan pertumbuhan tanaman tomat yang mengerdil daun yang menguning dan mengkriting agak kebasahan.

Sayangnya hingga saat ini virus yang menyerang tanaman tomat belum juga ditemukan penangkalnya, dan penyakit ini ditularkan dari satu pohon ke pohon lainnya dengan cara  menular ,

Masa Panen Tomat

Umur panen tergantung dari kondisi tanaman, umumnya panen panen buah pertama pada usia 2 hingga tiga bulan setelah menanam tomat, menanam tomat agar berbuah banyak dengan cara ini  umumnya dilakukan beberapa kali panen yaitu antara 10-15 kali masa pemetikan buah.

Pemetikan dari hasil menanam tomat baiknya dilakukan saat pagi atau sore hari dan untuk menjaga kualitas tomat yang kita tanam usahakan tomat yang kita petik tidak jatuh dari pohonnya ataupun dari tangan kita, karna hal tersebut dapat merusak kualitas buah dari tanaman tomat yang kita tanam
Baca juga : Bunga Bougenville : Penjelasan tentang bunga kertas
Demikianlah pembahasan mengenai cara menanam tomat agar berbuah banyak.

terimakasih dan semoga bermanfaat.

0 Comments

Post a Comment