Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga

cara merawat anggrek bulan agar rajin berbunga
Bunga anggrek bulan
Anggrek bulan atau yang biasa disebut dengan puspa pesona merupakan salah satu bunga nasional Indonesia. Bunga anggrek pertama kali ditemukan oleh Dr. C. L. Blume, seorang ahli botani dari belanda.

tanaman ini termasuk pada jenis monopodial, merupakan jenis tanaman yang menyukai sedikit cahaya matahari untuk menunjang kehidupannya. memiliki ciri daun yang agak memanjang dan berwarna hijau, warna akarnya yang putih dan panjang seperti cacing, bentunya bulat  memanjang serta terasa sedikit berdaging.

tanaman anggrek jenis ini tersebar luas dari Malaysia, Philipina, Papua, bahkan hingga Australia. memiliki nama latin Phalaenopsis Amabilis. merupakan anggrek yang sudah memiliki tempat khusus di hati para pecinta tanaman anggrek.

Cara Merawat Anggrek Bulan

Gambar anggrek bulan
Gambar anggrek bulan
Namun dibalik keindahannya yang begitu menawan, bagaimana jadinya jika kita salah merawat tanaman indah yang satu ini.

pada dasarnya perawatan tanaman hias bunga anggrek sama seperti anggrek pada umumnya, namun karna jenisnya yang begitu banyak, ada juga perbedaan dalam perawatan bunga anggrek,

Berikut merupakan rangkuman pembahasan mengenai cara merawat anggrek bulan agar rajin berbunga.

  • Pemillihan bibit yang bagus

Carilah benih bunga anggrek bulan yang bagus, biasanya dijual di toko toko dengan harga IDR 10.000-20.000 / pot, tergantung dari usia bibit bunga anggrek itu sendiri. setelah kita memiliki bibit bunga anggrek maka 2 bulan pertama kita hanya fokus untuk menyiraminya saja.

lakukan penyiraman dengan larutan Gromor "untuk merangsang pertumbuhan vegetative" tuangkan larutan tersebut kedalam 1 liter air dengan takaran 1/2 sendok teh , pastikan bahwa air tersebut bersih dan mengandung PH netral.

cara penyiramannya dengan cara menggunakan spray, semprotkan di area daun. siramilah bibit bunga anggrek bulan selama 3 kali sehari, tapi jangan sampai membuat media tanam menjadi besek, karna sifat anggrek yang tidak menyukai area media tanam yang becek.

  • Pemupukan dan pemberian nutrisi

Sementara kita memindahkan bibit anggrek bulan ke dalam pot permanen, berikan pupuk pada area media tanam dengan takaran 1/2 sendok teh pada setiap pot. umumnya pecinta tanaman anggrek biasa menggunakan pupuk Dekastar 22-6-4.

fungsi dari dekasar ialah Menyuburkan tanaman mempercepat pertumbuhan daun, tunas, dan akar. pemberian pupuk sususalan ini bisa kita lakukan 2 kali sehari yaitu pada jam 06:00-08:00 pagi dan 16:00-18:00 sore.

Dan hindarilah kotak langsung dengan akar, lebih efektif jika di semprotkan pada area daun saja, karna daun anggrek dapat menyerap nutrisi lebih baik dari akar.

pemberian pupuk susulan ini dilakukan ketika anggrek sudah mengijak 6 bulan atau setelah tanaman anngrek bulan dipindahkan pada pot permanen.

  • Penyiraman 

Pada dasarnya anggrek bulan tidak menyukai air yang melimpah, ia lebih suka tempat yang tingkat kelembabannya rendah, jika di alam bebas, medai tanamnya pun lebuh suka menempel pada tanaman lain atau yang biaa disebut dengan Epifit.

Jika akar anggrek bulan tergenang air, atau terkena kelembaban berlebih, akan mengakibatkan bercak bercak kuning pada daun, bahkan bisa menimbulkan busuknya pada akar.

Hal tersebut kadang membuat para pemilik tanaman anggrek keliru, seringkali ketika melihat daun bunga anggrek menguning dan menimbulkan bercak bercak, penanganannya malah dengan menambah kelembaban pada area media tanam, karna disangka, menguning dan terkena bercak bercaknya pada daun di timbukan oleh tanaman anggrek yang kekeringan.

Padahal mengering, mengeriput dan menimbulkan bercak bercak pada bunga anggrek, desebabkan oleh area media tanam yang terlalu lembab. kita juga bisa mengatur suhu kelembaban pada area media tanam anggrek bulan agar pertumbuhannya tetap sehat, pada umunya, anggrek bula akan tumbuh sehat dan subur pada suhu 13°C -17°C di malam hari. dan 18°C-22°C pada siang hari.

  • Intensitas cahaya matahari

Pada habitatnya yang asli yaitu di alam bebas, anggrek bulan sering tumbuh menempel pada pohon lain dantertutupi oleh ranting ranting dan dedauna, dalam artian, bunga naggrek bulan tidak menyuka sinar matahari berlebih, mengingan kehidupannya di alam bebas selalu ternaungi oleh pepohonan yang ditumpanginya.

untuk anggrek jenis ini hanya membutuhkan intensitas cahaya 20%-30% sinar matahari.jika terkena sinar matahari berlebih, akan berakibat buruk bagi tanaman naggrek bulan.

jika anggrek bulan terkena paparan sinar matahari berlebih, akan mengakibatkan kerusakan pada sebagian atau keseluruhan sisten pada tanaman bunga naggrej bulan, jika itu terjadi, biasanya menimbulkan bercak merah kecoklatan pada area daun, seolah-olah warna daun  terbakar.

terlalukekurangan sinar matahari juga akan berakibat buruk bagi bunga anggrek, daunnya akan melayu, menguning, bahkan akan menimbulkan kerontokan pada daun anggrek bulan.

nah jika kita punya modal lebih, kita bisa memasang jaring peneduh untuk memberikan intensitas cahaya yang di inginkan oleh anggrek bulan.
Itulah beberapa tips yang dapat saya bagikan mengenai pembahasan cara merawat anggrek bulan agar rajin berbunga.
semoga dengan membaca pebahasan ini bisa menambah wawasan pembaca.

terimakasih atas perhatiannya.

0 Comments

Post a comment