Cara Mudah Menanam Dan Merawat Bunga Anggrek

Bunga anggrek memiliki nama latin "Orchidaceae", merupakan tumbuhan yang berbunga dengan jenis terbanyak jika dibandingkan dengan tanaman hias lain.

jenis-jenisnya sendiri tersebar luas di wilayah tropika besar, meskipun sebagian besar jenisnya tersebar di kawasan tropik, tanaman ini tidak tumbuh sendiri di tanam melainkan sebagai tumbuhan dan hidup sebagai epifit,

Cara menanam bunga anggrek
Bunga anggrek


epifit merupakan tanaman yang tumbuh menumpang pada tanaman atau pohon lain sebagai teempat hidupnya.

berbeda dengan parasit, meski hidupnya menmpang di tanaman lain, ia dapat hidup sepenunya mandiri tanpa harus merugikan tanaman lain.


bunga anggrek mendapatkan air dari hujan, embun, atau uap air,sedangkan hara minera didapat dari sisa-sisa tumbuhan lain yang terurai.meski tidak mengambil nutrisi atau unsur hara dari tanaman lain, anggrek dapat menjadi perukan keseimbanga fisiologi inangnya karna akarnya yang terkadang menutupi dan menembus batang pohon yang ditumpanginya, bahkan juga bisa menjadi pesaing terhadap ketersediannya cahaya matahari.



Manfaat tanaman anggrek

tanaman Orchidaceae atau anggrek ini tidak hanya canti dan indah saja, namun dibalik keangguna bunga, dan tanamannya yang unik, anggrek juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kehidupan manusia, diantaranya sebagai berikut.

  • menghilangkan stres

menurut para ahli kesehatan, membudidayakan tanaman anggrek dapat membantu menurunkan stres terhadap seseorang, mungkin hal ini disebabkan karena keindahan dan aromanya yang hkas, dan dapat meningkatkan efek relaxasi serta saat kita memandangi tanaman hias ini dapat meningkatkan ketenangan jiwa dan kedamaian hati

  • Menunda penuaan dini

di zaman ini sudah tak lazim lagi saat bunga anggrek menjadi komposisi utama dalam pembuatan bahan kosmetik, dan perawatan kulit karna extrak minya dari tanaman hias ini dapat menunda penuaan dini karna telah terbukti mampu meremajakan kulit.

  • dapat menetralisir racun dan polusi udara

salah satu manfaat tanaman hias snggrek ialah dapat menetralisir racun dan polusi udara, hal ini dipercaya dapat menghilangkan polusi udara serta racun yang terombang ambing di udara.
untuk manfaat lainnya bisa anda baca di sini

Karakteristik tanaman anggrek

pada dasarnya karakteristik bunga anggrek dapat terlihat dari tiga hal yaitu akar, batang, bunga  dan daunnya.

  • Akar

pada umumnya akar anggrek bersifat lekat, hal tesebut dapat digunakan untuk menjaga poisi pada saat menempel pada inangnya, umumnya menempel opada pohon yang menjulang tingi, sehinnga  bunga angggrek  mendapatkan sinar matahari yang cukup.
selain iu, anggrek juga memiliki akar yang berfungsi untuk menyerap unsur hara dan menyerap air.


akarnya berbentuk silindrik, dan berdanging namun mudah patah, akar snggrek juga terlihat berwarna putih semu perak dengan ujung akar bergradasi ungu atau kehijauan.

  • Batang

Papda satu titik  tunas batang, akan tumbuh satu batang utama saja, batangnya dapat tumbuh tinggi dengan arah vertikal, dan bunganya akan tumbuh di ketiak daun atau sela-sela tumbuhnya daun.

  • Bunga

bagian bunganya terdiri dari tiga buah kelopak bunga dan tiga buah tajuk
bunga, terdapat satu buah kelopak punggung yang dimana letaknya pada pada bagian punggung atau belakang, sedangkan kelopak yang lainnya berada di posisi samping dengan posisi saling menghadap satu samalain, kelopak ini disebut dengan kelopak samping.


tajuk bunga terdiri dari tiga buah yang posisinya saling bersinggungan dengan kelopak bunga, pada bagian pusat bunga terdapat alat kelamin jantan dan betina yang menjadi satu kesatuan untuk pusat terjadinya reproduk/pembuahan.

  • Daun

Daunnya tumbuh melebat kearah ujung daun dan pangkalnyadan mengimpit batang. daunnya juga terkadang berukuran besar dan lebat, hal ini dikarnakan daun sebagai penyimpan cadangan amakann dan air.

daun-daun tanaman ini basanya tumbuh berderet, bertunggangan dan lebat dalam dua baris dan saling berhadapan, pada tanaman anggrek bulan biasanya tumbuh lebat berkisar antara 5-10cm. 

Cara menanam bunga anggrek

Cara merawat bunga anggrek
Gambar bunga anggrek


Dalam budidaya atau penanaman tanaman anggrek sebenarnya tidak terlalu sulit, bahkan bagi orang awam sekalipun, sebenanya untuk menanam bunga anggrek, pot tidak terlalu dibutuhkan untuk wadah media penanamannya.



Hal tersebut dikarena tanaman anggrek merupakan tanaman epifit yang merupakan tanaman yang tumbuh menyimpang atau tumbuh menempal pada pohon lain sebagaimana yang telah di jeaskan di atas.



namun lebih baik kita mengunakan pot saja agar penanamannya lebih efektif.

langsung saja ke pembahasannya..

  • Pemilihan bibit

Sebelum ke penanaman, tentu saja anda membutuhkan bibit bunga anggrek terlebih dahulu, usahakan pemilihan bibit tanaman harus yang berkualitas tinggi, karna faktor genetik juga bisa berpengaruh bagi kualitas baik atau buruknya bunga.
pilihlah bibit yang siap untuk di tanam, umumnya bibit tanaman anggrek yang siap di tanam berusia 1 tahun, sudah memiliki akar, dan daun sebanyak 2-3 helai,

setelah kita memiliki bibit yang sudah siap di pindahkan ke media tanam, maka ikutilah tahapan berikutnya.

  • Siapkan perlengkapan

Peralatan yang diperlukan dalam penamnaman bunga anggrek antara lain sebagai berikut
    • pot sebagai tempat media tanam sekaligus wadah bagi tanaman berukuran kisaran diameter 7-10cm.
    • arang atau dahan mati yang telah dipotong-potong berukuran kecil dan serabut kelapa, ketiganya dipakai sebagai media tanam.
    • pupuk untuk suplemen tambahan unsur hara.
    • tiang untuk penyangga tanaman.
    • tempat untuk menggantungkan pot bunga.

  • Penanaman

Beikut langkah langkah menanam bunga anggrek di pot.
    • pasang tiang penyangga sampai mentok ke dasar put, dengan posisi menyentuh bibir pot.
    • masukka media tanam seperti arang atau batang kayu yang sudah di potong-potong hingga memenuhi hampir 1/2 memenuhi pot.
    • lalu taruh angrek di atas media tanam lalu setting kediaman akar agar ketika tumbuh bisa dengan menuyebar rata.
    • langkah terakhir, taburi dengan sisa arang batang tadi, tapi jangan terlalu banyak, lalu taruh serabut kelapa untuk menutupi media tanam yang dibawah, fungsinya bukan hanya untuk media tanam saja tapi agar tampilannya enak di pandang.
    • lalu gantungkan di tempat yang tepat.
cukup mudah bukan... demikianlah untuk tatacara penanamannya,
seletah menanam, tentunya kita harus merawat tanaman bunga anggrek yang kita tanam. 

Cara merawat bunga anggrek 

Dalam perawatan bunga anggrek memang ada beberapa hal yang harus di perhatikan supaya tanaman anggrek yang kita tanam memiliki kualitas bagus, hal yang perlu di perhatikan tersebut diantaranya seperti Penyiraman, Pemberian pupuk, Cahaya matahari, Ketinggian tempat, sirkulasi udara, bahkan faktor genetik.

  • Penyiraman 

di habitatnya Tanaman anggrek menempel pada tanaman lain, mendapatkan kelembapan dari air hujan dan embun, namun ketika akarnya terkena lembab berlebih akibat air hujan, 1-2 jam kemudian, akarnya kering kembali. ini menunjukan bahwa anggrek tidak menyukai area yang terlalu lembab,
pada dasarnya anggrek tidak menykai air yang melimpah, tanaman ini lebih menyukai tempat yang tingkat kelembapannya rendah.

untuk melakukan penyiraman, sebaiknya hindari kelembapan berlebih pada are akar, karna hal tersebut akan mengakibatkan bercak-bercak kuning pada daun, bahkan bisa menimbulkan kebusukan pada akar, jadi ketika tanaman anggre
k kita memiliki bercak kuning di area daun, penanganannya bukan menanmbah kelembapan akar, namun kurangilah intensitas kelembapan pada area tanam, hal tersebut seringkali membuat para pecinta tanaman anggrek keliru.

  • Pemberian pupuk dan nutrisi

setelah melakukan langkah-langkah penanaman di atas, berilah pupuk pada area media tanam.
hal tersebut dilakukan agar tanaman anggrek bulan mendapatkan nutrisitambahan dari pupuk tersebut.
berilah pupuk dengan takaran 1/2 sendok teh pada pot umumnya bisa menggunakan pupuk Dekastar 22-6-4. fungsi dari pupuk ini untuk mempercepat pertumbukan tunas, daun dan akar.


pemberian pupuk ini bisa dilakukan dua kali sehari yaitu pada siang dan sore hari, hindari kontak langsung dengan akar, lebih efektif lagi jika hanya disemprotkan pada area dedaunannya saja, karna daun anggrek dapat menyerap unsur hara lebih baik daripada akarnya.

  • Cahaya matahari

anggrek merupakan tanaman yang tidak menyukai sinar matahari berlebih. Mengingat habitat aslinya, tanaman ini tumbuh menumpang dan ternaungi oleh ponon yang ditumpanginaya.
umumnya sebangian besar jenis tanaman anggrek yang menumpang tidak menyukai intensitas cahaya berlebih, jika bunga anggek terkena paparan sinar matahari berlebih, biasanya akan menimbulkan bercak merah kecoklatan, seolah-olah warna daun terbakar.


namun sebaliknya, jika tanaman naggrek kekurangan sinar matahari, daunnya akan menguning, layu, sampai-sampai bisa menimbulkan kerontokan pada daun.

lebih efektif jika kita meletakkannya di tempat yang tidak sinar terkena matahari berlebih, dan tidak kekurangan intensitas cahaya juga.

  • Ketinggian tempat

Tanaman ini dapat tumbuh baik di tempat yang beriklim tpopik, namun ketinggian tempatnya juga harus di perhatikan. Umumya ketingian tanaman anngrek terdiri dari tiga bagian.
    • Dataran tinggi. untuk anggrek yang tumbuh di dataran tinggi biasanya tumbuh baih di dataran ketinggian kisaran 1.001 mdpl. dengan kelembaban suhu siang mencapai 18-21° c
    • Dataran sedang. anggrek yang tiumbuh di dataran ini ketinggiannya berkisaran antara 500-100 mdpl, dengan kelembaban suhu mencapai 29-32°c pada siang hari dan 19-21°c pada malam hari
    • Dataran rendah. kisaran ketinggian dari tanaman anggrek ini mencapai 500 mdpldengan kelembapan suhu siang mencapai 34-48°c.

  • Faktor genetik

faktor genetik juga berpengaruh bangi tanaman anggek. maka dari itu, sebelum penanaman pilihlah bibit tanaman anggrek dengan faktor genetika yang baik.

  • Sirkulasi udara

sirkulasi udara merupakan hal penting dalam perawatan bunga anggrek, udara yang baik bagi tanaman anggrek ialah angin yang berhembus halus secara berkala, atau yang biasa dibilang dengan angin spoy-spoy.

sedangkan sirkulasi yang tidak baik merupakan angin yang berhembus kencang "angin gelebug", hembusan angin yang terlalu kencang akan berpengaruh buruk, bisa jadi tunas bunga akan putus dan perkembanganpun akan terganggu.

namun jika hembusan angin tidak ada, photosintesis juuga tidak optimal, dan perkembanganpun terganggu. Maka dari itu, peletakan harus berada di tempat yang strategis.
demikian pembahasan mengenai Cara mudah menanam da merawat bunga anggrek,
semoga dengan membaca artikel ini bisa menambah wawasan pembaca mengenai tanaman hias angrek

terimakasih atas perhatiannya, dan semoga bermanfaat.

0 Comments

Post a Comment