Bunga Adenium : Pengenalan, Ciri-Ciri, Cara Menanam Dan Perawatannya

bunga adenium
Bunga Adenium

Bunga adenium | Mengingat pembahasan kemarin mengenai jenis jenis bunga kertas kali ini saya akan mengulas materi yang berbeda namun sama pentingnya didunia budidaya, yaitu ulasan seputar bunga adenium.

Di artikel ini saya akan mengulas tentang cara penanaman, perawatan serta mengenal bunga adenium lebih lanjut lagi. oke, langsung saja ke bembahasannya.

Mengenal bunga adenium

"Apa itu bunga adenium..?" Pertanyaan tersebut pasti pernah tersiratdi fikiran kita apalagi bagi seseorang yang benar-benar awam dengan bunga ini, teruntuk anda yang belum tahu apa itu bunga adenium atau yang hanya tau nama dan bentuk bunganya saja anda wajib membaca ulasan dibawah ini.

Bunga adenium atau " bunga kamboja jepang " merupakan salah satu bunga yang berasal dari daerah gurun pasir yang kering seperti "boabab" atau "Ki tambleg" , namun hingga saat ini populasinya sudah banyak tersebar diberbagai negara. meski begitu, bunga ini ternyata berasal dari asia barat dan afrika yang tanamannya tumbuh dari daratan padang pasir dari asia barat sampai afrika.

Sementara bunga kamboja sendiri sebenarnya keliru dan menyesatka. Mengapa begitu..?, hal tersebut dikarenakan bunga adenium dapat diidentkkan dengan kamboja yang banyak ditemukan diarea-area pemakaman.

sedangkan si kata jepang ini seolah olah bunga adenium ini  berasal dari jepang, padahal seperti yang dikatakan diatas adenium sendiri berasal dari asia barat dan afrika. selain itu, kamboja sendiri merupakan jenis plumeria yang kerabatnya jauh dengan bunga adenium. Beberapa perbedaan antara adenium dngn plumeria adalah sebagai berikut.


  • Adenium 

Memiliki berbatang yang berukuran besar dengan bagian bawah yang menyerupai umbi-umbian, namun tanamannya sendiri kecil dengan daun kecil yang panjang. Akar adenium juga dapat membesar menyerupai umbi.


  • Plumeria 

Berbatang kecil memanjang tanpa bentuk umbi, dengan sosok tanaman yang besar dan dapat tumbuh tinggi, dengan bentuk daun panjang dan besar.


Ciri-ciri bunga adenium 

Bunga adenium adalah salah satu tanaman sukulen yang memiliki ciri khas pada bonggolnya. Bonggol bunga ini menyerupai umbi sehingga bunga adenium terlihat seperti tanaman bonsai. Dengan kata lain, Akar adenium yang membesar seperti umbi adalah tempat menyimpan air sebagai cadangan di saat kekeringan, sekilas sama seperti kaktus tapi bedanya kaktus dapat menyimpan cadangan air pada batangnya.

Akar yang membesar ini bila dimunculkan di atas tanah akan membentuk kesan unik seperti bonsai. Sementara tekstur batangnya lunak dan tidak berkayu, namun bisa membesar, biasa disebut dengan sukulen.  

selain itu, Tunas-tunas samping dari tanaman ini dapat tumbuh dari mata tunas pada batang atau bekas daun yang gugur. Mata tunas samping tersebut akan berfungsi atau tumuh apabila pucuk atas tanaman dipotong.

Hal inilah yang dilakukan orang-orang saat memprunning atau memangkas bunga adenium, hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan daun baru serta agar bunga yang muncul nantinya lebih serempak.

Daunnya sendiri ada berbagai ragam bentuk, mulai dari bentuk yang lonjong, runcing, kecil dan besar, serta ada pula yang berbulu halus, selain itu ada pula yang tanpa bulu. Sedangkan bunganya berbentuk layaknya terompet, umumnya berkelopak 5, dengan aneka ragam warna tergantung pada jenis atau varietasnya masing-masing. Itulah beberapa ciri khas pada bunga adenium dan penjelasannya.

Cara menanam bunga adenium

untuk cara penanamannya, dibawah ini saya telah membrikan 2 jenis tahapan penanaman yaitu cara menanam dengan stek batang dan penanaman dari biji.
simak ulasannya berikut ini.


  • Penanaman

Sama seperti tanaman lain, cara menanam Adenium dengan stek batang tentunya tidak terlalu sulit, dan memakan waktu yang banyak. untuk penanamannya dapat dimulai dengan melakukan tahapan-tahapan di bawah ini yaitu:
  1. Tentunya siapkan tanaman indukan yang sehat, tanaman yang akan di stek panjang batangnya sekitar 25 cm.
  2. Untuk mengurangi penguapan, sebaiknya buang daunnya dn sisakan 2 helai daun saja.
  3. Potong batang tanaman dengan pisau yang steril (dengan alkohol) kemudian celupkan atau olesi dengan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) atau cairan perangsang akar.
  4. Setelah  itu letakan potongan batang pada tempat yang teduh sekitar 8 hari, hal tersebut dilakukan agar kambiumnya kering.
  5. Setelah semuanya siap, tanamlah batang tersebut pada media tanam berupa campuran sekam dan arang bakar.
  6. Sirami tanaman tiga hari sekali agar tidak terlalu basah, perlu diingat bahwa media yang terlalu basah  bisa mengakibatkan kebusukan.

Tips Stek Batang Adenium 

Untuk mencegah tanaman busuk pada media penanaman, jangan gunakan pupuk dahulu hingga akarnya tumbuh sempurna dan luka tanaman sudah menutup sekiranya dalam kurun waktu 2 minggu.

  • Cara menanam bunga adenium dari biji

Dalam penanaman adenium dari biji, ada beberapa hal harus kita perhatikan ketika kita akan menyemai biji adenium. Tentunya yang paling mendasar ialah biji dari adenium harus ditanam dengan posisis berdiri atau vertikal. karena bila kita menanamnya dengan mendatar maka resiko [embusukan akan lebih tinggi.

Berikut tahapan-tahapan penyemaian biji adenium agar berhasil:
  1. langkah awal tentunya kitaharus menyipkan bijinya terlebih dahulu sebelum melakuka penanaman, caranya anda dapat mengambil buah adenium yang telah matang dan tua, tentunya yang sudah siap untuk disemai.
  2. Berikutnya kita harus mengeluaran biji adenium dari dalam buahnya lalu bersihkan biji-biji adenium tersebut dari bulu-bulu halus yang ada di kedua ujung biji adenium.
  3. jika sudah, rendamlah biji adenium tersebut dengan cairan fungi selama kurang lebihnya 60 menit, hal tersebut dilakukan agar penyemaian lebih optimal.
  4. Berikutnya kita dapat menyiapkan media tanam dengan komposisinya yaitu, sekam dan pasir malang dengan perbadingannya 1:1, agar media tersebut lembab, dan kita dapat dengan mudah menanami bijinya, sebaiknya kita menyemprotnya dengan sprayer.
  5. Lalu buatlah lubang dengan cara menusuk media menggunakan  kayu,atau satu helai sapu lidi untuk memasukkan biji adenium yang akan disemai.
  6. Setalah itu kita dapat memasukkan biji-biji tersebut secara vertical atau berdiri tegak pada lubang yang telah dibuat tadi.
  7. Bila semua biji sudah selesai dimasukkan di dalam lubang, kita dapat menimbunya sedikit dengan pasir di atas media yang telah kita semai bijinya tadi.
  8. Selanjutnnya kita dapat melakukan penyemproyan dengan sprayer lagiseperti pada langkah ke empat.
Itulah beberapa cara penyemaian bunga adenium dari biji, agar menjaga kelembapan pada media tanam, sebaiknya tutup media tersebut menggunakan  koran atau pun plastik, kemudian kita tempatkan media di tempat yang teduh.

Cara merawat bunga adenium

Untuk perawatannya sendiri cukuplah mulah, sama seperti cara merawat tanaman lain seperti cara merawat bunga bougenville namun kamu harus memperhatikan beberapa hal dibawah ini.

  • Pot atau polybag

Penggunaan pot atau  polybagtentu akan  mempengaruhi pertumbuhan bonggol pada tanaman. saran saya, sebaiknya gunakan pot yang dangkal atau ceper, Jika anda menggunakan wadah yang dangkal, anda akan mendapati bonggol yang unik serta artistik. 

Hal tersebuta dikarenakan akar bunga adenium yang cenderung ke bawah tidak menemukan makanan sehingga membuatnya mencari di bagian atas yang dikelilingi wadah. Di sisi lain, penggunaan wadah seperti polybag justru akan membuat akar menjadi kurus dan panjang.

Selain itu, polybag mampu menampung medium tanah yang banyak dan dalam. Hal ini membuat akar terus tumbuh ke bawah hingga ke dasar polybag.
Apabila anda menginginkan bunga adeniumnya memiliki bonggol yang bagus, sebaiknya harus menanamnya ulang.

Caranya cabut tanaman dari polybag dan potong akar yang tidak berguna, Keringkan bunga selama 1-2 minggu dan masukkan ke wadah  dengan sistem drainase yang baik. Selanjutnya, tutup bagian akar yang ingin dibesarkan dengan media tanam.


  • Media tanam

Tentunya saat menanam bunga adenium  kita mengharapkan bahwa adenium yang kita tanam bisa hidup dan tumbuh sehat. Maka dari itu, penanaman harus di lakukan pada media yang tepat, unuk membuah tanaman cepat berbunga, sebaiknya tanamlah pada media tanam yang mengandung banyak bernutrisi.

Pada dasarnya, bunga ini sangat menyukai media tanam pada tanah berporos, dengan kata lain yaitu media yang mempunyai lubang atau pori pori seperti campuran tanam dengan pasir.

Selain itu, perhatikan media tanam agar didak mudah padat, serta dapat menyerap air dengan baik, hal tersebut dikarenaka tekstur pohonnya yang lunak dapat membuat akar cenderung busuk jika terlalu lama berada pada media yang terlalu lembab.

Anda bisa menggunakan media tanam dengan campuran pupuk kandang, pasir, serta pecahan arang bakar dengan perbandingan 1:1:1.

Untuk pemilihan pasir lebih baik menggunakan pasir malang, media tanam pasir malang ini sangat bagus untuk ditanami bunga adenium.

  • Penyiraman

Mengingat  bunga adenium ini tahan terhadap lingkungan yang panas dan kering serta mampu menyimpan cadangan air pada bonggolnya, jadi anda tidak perlu sering-sering menyiramnya. 

Meski begitu, kamu harus rutin menyiramnya dengan frekuensi yang tergantung kondisi cuaca. Saat cuaca sedang terik-teriknya, sebaiknya siram bunga adenium 1-2 kali sehari. Jika cuaca hujan, penyiraman bunga dapat dilakukanselama 3 hari sekali, itupun tergantung pada kondisi curah hujan.

teknik menyiram nya bisa dengan apa saja seperti gembor, semprot menggunakan teko, atau menggunakan sprayer. Penggunaan sprayer memang menghemat waktu. Namun ada harus memperhatikan resikonya.

Percikan air yang dihasilkan berpotensi menjadi medium penularan cendawan. Maka dari itu, kamu juga harus rajin mengecek kondisi bunga adenium secara rutin untuk memastikan bahwa tanamannya tidak terkena penyakit.

  • Intensitas sinar matahari

mengingat habitat aslinya yaitu di gurun pasir, tentunya tanaman ini membutuhkan suplay pancaran sinar matahari yang banya,dengan meleakannya di empat yang memenuhi kebutukan sinar matahari tentunya daun dan batangnya akan lebih sehat dan kuat. Selain itu tanaman adenium akan cepat berbunga. Jadi letakan tanaman ini di tempat yang memiliki pancaran sinar matahari yang banyak.

  • Sirkulasi udara

Sama halnya seperti cara merawat bunga anggrek agar rajin berbunga, bunga adenium harus diletakkan di lingkungan yang higienis serta punya sirkulasi udara yang baik. selain itu Bunga ini tidak suka lingkungan yang lembab. Jika kamu meletakkannya di lingkungan yang lembab, tingkat imunitas bunga adenium akan menurun.

Akibatnya, bunga adenium rentan terhadap penyakit dan hama, sampai sampai bisa menyebabkan pembusukan pada area tanaman. Perlu anda ketahui bahwa Bunga adenium akan bertumbuh dengan maksimal saat musim panas tiba.

Namun saat memasuki perpindahan ke musim hujan, pertumbuhannya akan cenderung  melambat dan akan menggugurkan beberapa helai daunnya. Bunganya akan bermekaran pada awal musim panas dan akhir musim hujan.
Lihat juga : Bunga bougenville, penjelasan tentang bunga kertas.
Demikianlah ualasan mengenai bunga adenium muali dari pengenalan terhadap bunga itu sendir, cara tanam serta perawatan. Jika ada hal yang ingin ditanyakan, anda bisa mengajukannya dikolom komentar, serta janga lupa ikuti terus update artikel kami.

Terimakasih dan semoga bermanfaat

0 Comments

Post a Comment