Pupuk Kompos : Pengertian Dan Fungsi Pupuk Kompos Bagi Tanaman

Pupuk Kompos - setelah pembahasan tentang pupuk Urea kemarin, rasanya kurang afdol jika kontributor tidak mengulas pembahasan seputar pupuk kompos. Maka dari itu setelah di publishnya artikel kemarin terkait fungsi pupuk NPK dan Pupuk urea, kali ini saya akan mengulas pembahasan seputar pengertian pupuk kompos dan manfaatnya.

Lagipula, mungkin bisa saja diantara masyarakat indonesia itu tidak mengtaui apa itu pupuk kompos dan juga tidak mengetahui manfaat, keunggulan dan kekurangan pupuk tersebut. Langsung saja ke pembahasannya.

Pengertian pupuk kompos

Pengertian pupuk kompos
Pupuk kompos
pupuk kompos merupakan pupuk organik yang dibuat denganmenggunakan proses pembusukan dari sisa sisa bahan organia, baik itu dari limbah tanaman, aupuk limbah dari hewan dengan melewati proses permentasi terlebih dahulu. 

Mirip-mirip denan POC lah , namun bedanya poc merupakan pupuk organik cair, sedangkan pupuk kompos merupakan pupuk kompos yang biasanya diaplikasikan langsung sebagai media tanam.
Lhat juga : Budidaya durian, cara menanam dan merawat durian montong
Seperti namanya kompos yang jika diartikan yaitu penguraian bahan bahan organik  yang secara biologis dilakukan oleh mikroba-mikroba dengan menggunakan bahan organik sebagai energinya, dengan begitu, proses penguraian atau pengomposan ini dapat berjalan dengan optimal. pupuk ini dapat diurai dengan menggunakan Aerobik dan anaerobik, maksudnya dengan atau tanpa oksigen.

sedangkan pembuatannya sendiri menggunakan sampah sebagai bahan organik utamanya.
Dalam pembuatan pupuk kompos ada dua jenis bahan organik yang dapat digunakan, kedua bahan tersebut yaitu antara lain ampah organik dan anorganik.

sampah organik merupakan sampah yang terdiri dari bahan organik seperti rumput kering, sekam dan lain-lain.
Sedangkan anorganik merupakan pupuk yang terdiri dari plastik, logam, bahkan steorofom atau gabus.

Fungsi Pupuk kompos

Gambar Pupuk kompos
Fungsi atau manfaat pupuk kompos untuk tanaman antara lain:
  1. Dapat meningkatkan kesuburan tanah sehingga dapat dapat membuat tnanaman mebjadi subur.
  2. Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah hingga benar benar layak untuk dijadikan media tanam.
  3. Meningkatkan kapasitas serap air tanah
  4. Meningkatkan aktivitas mikroba pada tanah
  5. Meningkatkan kualitas hasil panen mulai dari rasa, nilai gizi, hinga dapat meningkakan jumlah panen.
  6. Menyediakan hormon dan vitamin yang dibutuhkan oleh tanaman.
  7. Menekan pertumbuhan atau serangan penyakit pada tanaman.
  8. Dapat meningkatkan retensi pada tanah serta meningkatkan ketersediaan unsur hara di dalam tanah.
Terdapat perbedaan yang mendasar antara tanah yang diberi perlakuan dengan pupuk kompos dengan diberi perlakuan tanpa kompos. Tanah yang diberi pupuk anorganik secara terus menerus akan mengalami penurunan mutu unsur hara dan akan meningkatkan kekerasan struktur tanah.

Pemberian pupuk anorganik harus diselingi dengan pemberian pupuk organik (kompos). Dengan demikian diharapkan struktur tanah dapat diperbaiki dan sekaligus tidak mengurangi kesuburan tanah untuk jangka panjang

Demikianlah ulasanmengenai fungsi pupuk kompos bagi tanaman, semoga bermanfaat 

0 Comments

Post a comment