Pupuk KCL : Pengertian, Manfaat dan Efeksamping Pupuk KCL Untuk Tanaman


Pupuk kcl - Setelah ulasan beberapa pekan lalu terkait Kategori pupuk, maka kali ini saya akan kembali mengulas pembahasan tentang pupuk yang sebelumnya belum pernah saya bahas yaitu Pupuk Kcl.
Untuk anda yang belum tahu apa itu pupuk kcl, cara penggunaan dan lain sebagainya, disini saya akan menjelasakan terkait materi Pupuk kcl yang mungkin banyak orang yang menyepelekannya.

saya juga akan merangkum semuanya agar jelas. Tanpa berlama-lama lagi berikut ulasannya kami sajikan untuk anda.

Mengenal Pupuk KCL

pengertian dan manfaat pupuk kcl
Pupuk KCL
Pupuk Kcl memang sering digunakan oleh para petani hal tersebut dikarenakan pupuk jenis ini mengandung suplement yang dapat memenuhi kebutuhan tanaman kita.

Untuk lebih jelasnya tentang manfaat pupuk kcl saya telah mengulasnya dibawah, namun alangkah bainya kita baca terlebih dahulu pengertian pupuk kcl berikut ini.

Pengertian pupuk kcl

Pengertian pupuk KCL adalah salah satu pupuk penyubur tanah yang bersifat anorganik tunggal dengan konsentrasi tinggi, yakni sekitaran 60 % K2O sebagai kalium klorida yang sangat cocok digunakan dalam pembudidayaan tanaman yang toleran terhadap unsur Clorid.

Serta digunakan pada tanah dengan kadar Clorida yang rendah untuk mengubah karakter tanah sehingga memenuhi kebutuhan tanaman.

Pupuk KCl sendiri merupakan salah satu pupuk yang sangat berguna untuk meningkatkan hasil lahan pertanian serta untuk meningkatkan hasil tanaman agar maksimal.

melalui fungsi dari pupuk kcl yang mampu membantu pertumbuhan organ-organ generatif seperti buah, biji, seingga bunga.

Fungsi pupuk KCl tersebut diperoleh dari senyawa K2O yang terdaoat pada kandungan didalamnya.

Pupuk ini tidak cocok digunakan dalam perawatan tanaman hias ataupun tanaman umum seperti kacang-kacangan, kentang, wortel dan daun bawang bahkan tembakau, karena mempunyai sensitifitas terhadap unsur Clorida (Cl).

Kandungan dalam pupuk KCL

Hara yang terkandung dalam pupuk KCl  ialah hara kalium yang tentunya dapat diserap tanaman dalam bentuk senyawa K2O.

Sebelum bisa diserap, pupuk KCl yang ditabur pada tanah akan terlebih dahulu terurai menjadi senyawa K2O serta ion Cl++. K2O bermanfaat untuk pertumbuhan dan penguat daya tahan tanaman terhadap penyakit.

Sedangkan ion Cl++ justru cenderung dapat merugikan tanaman jika diberikan dalam jumlah yang berlebih, maka dari itu, semuanya tergantung bagaimana cara kita melakukan treatment.
Kandungan yang terdapat pada pupuk KCl terdiri dari 2 zat ialah zat hara dan zat pembawa. Karena pupuk ini bisa ditemukan dengan banyak jenis, maka perbandingan antara zat hara dan zat pembawanya pun berbeda.

Namun saat ini yang ramai ditemukan ialah pupuk KCl 80 yang memiliki kandungan zat hara sebesar 60% dan zat pembawa sebesar 40%. Hal ini berarti dalam 100 kg KCl terdapat 60 kg zat hara (K2O) serta 40 kg zat pembawa.


Manfaat Pupuk KCL

bagi anda yang belum mengatahui manfaat pupuk KCL untuk tanaman, berikut kami rangkumkan untuk anda.


Tahan terhadap stres

Dengan Unsur hara kalium (K2O) dari pupuk KCL ternyata mampu mengatur kinerja stomata pada daun.

dengan kata lain pupuk KCL ini berfungsi untuk membantu proses fotosintesis atau proses pembuatan makanan pada tumbuhan dengan manfaat sinar matahari, karbondioksida, dan air sebagai bahan utamanya.

proses transpirasi, serta untuk melakukan pencegahan terhadap hilangnya kandungan mineral pada tanaman.

Hal tersebut akan menjadikan tanaman lebih tahan terhadap resiko terjadinya stress dan dehidrasi yang disebabkan oleh kekeringan yang akhirnya menyebabkan tanaman mati sebelum tanaman menghasilkan buah, sehingga menyebabkan kegagalan panen.

Tahan terhadap serangan penyakit

Daya tahan tubuh pada tanaman juga akan meningkat jika kita mengaplikasikan pupuk ini pada tumbuhan yang kita tanam.

Dengan kandungan kalium yang terdapat di dalamnya, bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan tanaman sehingga dapat melindungi tanaman terhadap gangguan hama dan penyakit-penyakit lain yang dapat menyerang tanaman. 

Sehingga nantinya produktifitas tanaman dapat meningkat serta menghasilkan panen yang lebih baik.

Memperkuat batang tanaman

Seperti yang kita tau, tanaman yang baik ialah tanaman yang memiliki batang yang kokoh dan kuat. Hal ini dapat menjadikannya tanaman bertahan hidup lebih lama, dan tidak gampang ambruk atau rapuh sebelum dapat menghasilkan buah dibandingkan tanaman yang tidak memiliki batang yang kokoh.

Dengan kandungan K2O dalam pupuk KCL tentunya dapat memberikan solusi untuk menyiasati hal tersebut, yaitu dengan menjadikan batang tanaman lebih kuat dan terlihat kokoh sehingga dapat menghasilkan tanaman yang lebih baik.

Meningkatkan kualitas tanaman

Salah satu fungsi unsur hara dalam kalium yang terkandung di dalam pupuk KCL yaitu selain meningkatkan produktifitas tanaman juga dapat menghasilkan kualitas buah yang lebih baik.

Seperti memperbesar ukuran buah menjadi lebih besar, lebih berat, dan lebih manis. Hal tersebut disebabkan oleh kalium yang dapat membantu proses transfortasi glukosa di dalam tanah sehingga dapat mengoptimalkan dalam pemanfaatan buah-buahan atau sayuran yang ditanam.

Meningkatkan hasil panen

Kandungan kalium dalam beberapa aspek pupuk KCL sangat penting, misalnya dalam perkebunan kelapa sawit. Tingkat pertumbuhan kelapa sawit yang cukup tinggi, membuat kebutuhan haranya juga sangat besar.

Kandungan kalium dalam pupuk KCL terlibat dalam banyak fungsi biokimia dan secara positif mempengaruhi manfaat tanah dan hasil pada berbagai jenis tanah, yaitu ukuran tandan dan jumlah tandan.

Bantuan senyawa nitrogen, kalium dapat menyebabkan efek yang lebih sinergis untuk meningkatkan pertumbuhan, hasil per tandan dan rasio minyak per tandan.


Beberapa hasil penelitian juga telah membuktikan bahwa kandungan klorida pada pupuk KCL dapat membantu meningkatkan hasil panen, yaitu dengan meningkatkan resistensi penyakit pada tanaman.

Transfortasi kenerja enzim

Kandungan kalium pada pupuk KCL dapat membantu proses translokasi hasil fotosintesis tanaman (asimilat) dan memaksimalkan sistem kerja enzim ke seluruh bagian tanaman. 

Manfaat fotosintesis yang lebih optimal akan menjadikan tanaman dapat tumbuh sebagaimana mestinya.

Serta manfaat yang terakhir yaitu Meningkatkan ketahanan terhadap kerusakan saat pengangkutan dan penyimpanan.

Pengaplikasian pupuk KCL akan sangat tepat pada saat tanaman sudah mulai memasuki masa berbunga. Hal ini akan dapat membantu meningkatkan aktivitas pembentukan hasil biji maupun buah pada tanaman.

Sehingga dapat menghasilkan biji atau buah yang sempurna, serta dapat mengurangi resiko kerusakan saat hasil panen tersebut diangkut maupun pada masa penyimpanan.

Efek Samping Pupuk KCL

Meski banyak kandungan yang terdapat pada pupuk KCL, namun bukan berarti tidak ada efek sampingnya. Pada beberapa jenis tanaman, penggunaan pupuk KCL justru dapat mengakibatkan berbagai pengaruh buruk.

Bagi tanaman yang peka terhadap kandungan klorin yang terdapat pada pupuk KC. Seperti kentang dan wortel, akan dapat menyebabkan keracunan terhadap tanaman-tanaman tersebut.

Pada saat pupuk KCL diterapkan pada tanaman wortel maupun kentang yang masih muda dapat menyebabkan ketidaknormalan pada pertumbuhan umbi umbian. Hal tersebut akan menyebabkan tanaman mati lebih cepat.

selain itu dapat pula menyebabkan ketidaknormalan bentuk daun, penurunan hasil panen karena kadar kering, serta kualitas rasa umbi yang berbeda dari biasanya.

Dalam keadaan di mana tingkat klorida air tanah atau irigasi yang sangat tinggi, penambahan klorida ekstra dengan pupuk KCL dapat menyebabkan keracunan.

Namun, ini mungkin tidak akan menjadi suatu masalah, kecuali di lingkungan yang sangat kering. Hal ini dikarenakan klorida mudah dihapus dari tanah dengan proses pencucian.

Keracunan pupuk KCL pada tanaman juga dapat dipengaruhi oleh kondisi iklim tertentu dan kondisi tanah.

Saat musim kemarau tiba maupun pada saat kondisi tanah menjadi asam (memiliki pH yang rendah) dapat menyebabkan tingkat serangan keracunan klorida meningkat.

maka dari itu pemberian pupuk kcl pada tanaman harus benar-benar kita perhatikan. Meningkatkan ketahanan terhadap kerusakan saat pengangkutan dan penyimpanan.

Pengaplikasian pupuk KCL akan sangat tepat pada saat tanaman sudah mulai memasuki masa berbunga. Hal ini akan dapat membantu meningkatkan aktivitas pembentukan hasil biji maupun buah pada tanaman.

Sehingga dapat menghasilkan biji atau buah yang sempurna, serta dapat mengurangi resiko kerusakan saat hasil panen tersebut diangkut maupun pada masa penyimpanan. Demikianlah ulasan kali ini yang terkait Pengertian dan manfaat pupuk kcl untuk tanaman.

Dengan ulasan diatas semoga dapat menjawab rasa penasaran anda dan dapat menambah pengetahuan bagi pembaca.

Baca juga : Ini dia perbedaan apel india dan bidara arab
terimakasih dan semoga bermanfaat

2 comments


EmoticonEmoticon