Budidaya Durian : Panduan lengkap Budidaya Durian Montong

Budidaya Durian - Durian atau buah yang memiliki julukan king of fruit ini merupakan buah yang tentunya sangat terkenal di berbagai negara.
Buah durian ini sudah terkenal di penjuru dunia, populasinya sendiri telah menyebar di wilayah Asia Tenggara sejak sekitar 600 tahun Silam.

Tanaman buah durian dikenal dengan tanaman musiman dan hanya bisa berbuah di musim-musim tertentu saja.

Buahnya terkenal dikarenakan rasanya yang lezat dan daging yang legit, selain itu, buah durian juga memiliki aroma yang khas dan pekat.

Banyaknya jenis durian membuat penikmatnya semakin senang berburu buah berduri yang satu ini. beberapa varietas durian yang menjadi primadona antara lain yaitu buah durian musangking, Durian Bawor, Durian Montong, Durian Petruk. durian merah dan durian pelangi.

Budidaya tanaman buah durian masih sangat mempunyai peluang bisnis yang cukup Menjanjikan bagi para penggiatnya. hal tersebut lntaran Buahnya memiliki harga jual yang cukup mahal.

Selain itu, terkadang masih terasa kurang pasokannya di pasar tradisional maupun supermarket, sementara itu, orang yang menyukai buah durian ini persentasenya lebih unggul ketimbah orang yang menyukai buah durian ini. Faktor inilah yang menjadikan budidaya durian masih mempunyai peluang bisnis yang sangat bagus.

Panduan budidaya durian

Jika anda tertarik membudidayakan tanaman buah durian. Kami akan memaparkan bagaimana cara bertanama tanaman durian dengan baik dan benar mulai dari pemilihan bibit, penanaman bibit, pengairan, pemupukan hingga tahap panen pohon durian. Berikut ulasannya kami sajikan untuk anda.

Pemiliha varietas buah

Jenis buah durian
Budidaya durian
Mengingat varietas buah durian tergolong cukup banyak, pemilihan varietas durian tentunya merupakan langkah awal untuk melakukan pembudidayaan, Jika anda bingung atau belum megitu hafal untuk memilih jenis jeis tanaman durian anda tidak usah khawatir, dibawah ini telah saya rangkum Jenis-jenis buah durian yang cocok untuk dibudidaya.

Durian Montong

yang pertama yaitu durian montong, durian satu ini merupakan varietas durian yang paling populer di Indonesia. Buah yang digadang gadang berasal dari Kalimantan ini memiliki ciri khas dagingnya yang cukup besar dengan rasa manis dan juga beraroma harum ketika dibuka. Bahkan untuk satu biji dengan balutan daging di atasnya saja, dijual dengan harga yang cukup mahal.

Durian Bawor

Jika Anda ingin menanam pohon durian durian jenis Montong, maka anda harus mengetahui benar-benar ciri khasnya. Karena Anda dapat salah membeli biit bahkan buahnya di penjual yang mengatakan bahwa durian yang dijualnya adalah Durian Montong.

Hal tersebut dikarenakan ada satu Varietas durian yang memiliki kemiripan dengan Durian Montong Kalimantan, yaitu Durian Bawor yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur.

Durian Bokor

Durian jenis bokor ini berasal dari Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Ciri khas dari Durian Bokor yaitu memiliki bentuk bulat panjang berwarna hijau sedikit kekuningan serta memiliki duri yang berbentuk kerucut dengan ukuran yang besar dan jarang. Durian jenis ini memang tahan terhadap serangan penyakit kebusukan pada area akar, namun tidak kuat akan serangan hama pengeret.

Durian Mimang

Durian Mimang adalah buah yang berasal dari Banjarnegara, bagian daerah dari provinsi Jawa Tengah. Durian ini memiliki ciri khas kulitnya yang cenderung kempes.

Durian Musangking

Durian Musangking merupakan salah satu varietas durian unggulan yang berasal dari negeri jiran malaysia. Durian ini memiliki keunggulan tekstur daging buah yang lembut, dengan aroma yang harum dan rasanya yang manis dan legit. layaknya durian monthong

Durian Petruk

Durian petruk merupakan shalah Satu jenisTanaman buah durian yang Unggulan di Indonesia, buah jenis ini berasal dari Jepara. Memiliki ciri khas pada buahnya yang memiliki bentuk seperti telur yang dikembalikan sedangkan bagian bawahnya terlihat agak menusuk.

Selain itu, varietas ini Memiliki ketebalan  kulit antara 3 mm yang tergolong tipis, warnanya hijau kekuningan serta buahnya mengandung daging yang berwarna kuning dengan serat yang halus dan lembek,

Soal rasa, buah durian petruk ini memiliki rasa yang manis dengan aroma yang tidak begitu tajam. Durian petruk ini juga dijuluki "bantal emas" hal tersebut dikarenakan dagingnya yang memiliki kesamaan seperti bantal namun berwarna keemasan.

Itulah beberapa jenis varietas durian yang berkualitas dan populer di indonesia. Jika anda sudah menentukan jenis apa yang ingin anda tanam, maka kita lanjutkan ke langkah berikutnya.

Pemilihan varietas tanaman tentunya tergantung pada selera masing-masing, tentukan bibit tanaman yang sesuai dengan yang ingin anda budidaya. Namun sesuai dengan judul diatas, saya lebih menyarankan anda untuk memilih durian jenis montong.

Pemilihan bibit tanaman durian

Langkah selanjutnya yaitu pemilihan bibit tanaman, Tentunya ini harus betul-betul kita perhatikan, pemilihan penanaman akan berhasil jika kita mendapatkan bibit dari indukan yang berkualitas. Seperti yang tau bahwa faktor genetik sangatlah memperngaruhi kualitas anakan atau bibit, anda bisa membeli bibit berkualitas tersebut di penjual yang terpercaya. 

Jika syarat pertama yaitu faktor genetik telah terpenuhi, setelah itu anda hanya perlu memperhatikan beberapa hal yang telah kami rangkumkan dibawah ini.
  1. Bibit harus sehat dan terbebas dari berbagai gangguan hama dan penyakit tanaman.
  2. Seperti yang tertera diawal penjelasan, perhatikan varietas durian yang akan kita cari, jenis bibit harus sesuai dengan cici varietas yang telah kita tentukan sebelumnya. Pastikan juga bibit tersebut memang terjamin dari indukan yang berkualitas.
  3. Perhatikan juga kesesuaian antara tinggi bibit dan besar perbatangannya. Pastikan diameter batang bibit harus sesuai dengan tinggi dari bibit.
  4. Seain itu, Perhatikan juga perbatangannya seperti batang reteral dll. Jika batang bibit lurus, itu bisa menjadi penanda bahwa proses penyambungan atau okulasi dari bibit tersebut berhasil dilakukan dengan sempurna, biasanya batang yang lurus dicangkok dari calon batang yang baru tumbuh di indukan. Batang yang lurus bisa menyalurkan nutrisi dengan baik.
  5. Kondisi bibit haruslah sehat. pastikan dalam memilih bibit durian unggul, tidak ada bekas serangan hama maupun tidak pernah ada riwayat penyakit yang menjangkit bibit durian ini.
Dalam memilih bibit durian yang unggul, pastikan juga pertumbuhan cabang harus merata, apabila pertumbuhan cabang tersebut tidak merata, maka pertumbuhannya tidak bisa tegak. 

Pilihlah bibit durian yang bagian atas dan bawah batangnya berukuran sama, dalam kata lain memiliki keseimbangan pada seluruh bagian tanaman. Selain itu, bibit durian yang baik pasti memiliki kerak pada bagian batangnya, layaknya pohon durian yang telah tumbuh dewasa.

Penanaman Durian

Budidaya durian montong akan menjadi sebuah kegiatan yang sangat menyenangkan bahkan bisa menjadi hobby jika kita tahu bagaimana cara menanam dan merawat tanaman durian yang buahnya terkenal dengan ukurannya yang super besar ini. 

Berikui ini tahapan penanaman bibit tanaman durian. 

  • Syarat tumbuh tanaman

Tanaman durian montong dapat tumbuh dengan optimal pada daerah dengan ketinggian antara 100 hingga 500mdpl. Ketinggian sangat berpengaruh pada buah yang akan dihasilkan.

Tanah yang paling tepat untuk tanaman durian jenis montong ialah tanah yang kaya akan kandungan bahan organik, maka dari itu alangkah baiknya pemupukan dikakukan dengan menggunakan bahan organik. 

Tanah harus memiliki pH antara 5-7 dengan kondisi drainase atau pengaliran air yang baik. Tanah grumosol dan andosol juga cocok untuk tanaman ini.

Selain itu, agar pertumbuhannya maksimal tanaman membutuhkan daerah yang beriklim tropika basah dengan curah hujan lebih dari 2000mm pertahun dan setara disepanjang tahun dengan intensitas cahaya antara 40-50% dengan kelembapan suhu sekitar 22-30◦C.

  • Pengolahan Lahan

Durian dapat tumbuh dipekarangan atau halaman rumah, tetapi tanaman ini tidak cocok ditanam di dalam pot karena ukuran pohon dan akarnya yang akan membesar dan menjalar. Sebelum menanam Anda harus menentukan lahannya terlebih dahulu dan memberihkannya dari rerumputan dan tanaman pembohong lain. 

Kemudian buatlah drainase atau jalur pembuangan air dengan kedalaman berdiameter antara 50-150 cm. Selain itu tanah juga harus digemburkan terlebih dahulu dengan menggunakan pacul serta tanahpun harus lembab. 

Jika beberapa hal diaatas telah anda persiapkan, anda bisa memberikan pupuk pada tanah yang akan ditanami. Pupuk yang baik saja, pupuk organik atau pupuk kandang atau pupuk kompos. Hal tersebut dilakukan untuk merubah karakter tanah sehingga dapat memenuhi kebutuhan tanaman.

  • Cara tanam

Jika anda ingin melakukan penanaman lebih dari satu bibit, maka anda harus memberikan jarak antara bibit yang satu dengan yang lainnya.

Jarak antar tanaman berkisar antara 10 x 10 meter atau juga sekitar 12 x 12 meter. Ukuran lubang tanam yang dibuat untuk tanaman durian yaitu panjang 80 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 70 cm atau disesuaikan dengan jenis dan kondisi tanah.

Bibit yang baru ditanam harus diberi naungan agar terhindar dari hujan deras dan paparan sinar matahari yang tajam. Saat Anda melakukan penanaman pada musim hujan, lakukan pada pagi hari sehingga bibit yang ditanam tidak langsung terkena sinar matahari. Bibit biasanya ditanam sekitar 5 cm di atas pangkal batang, kemudian ikat pada batang atau bambu sehingga tanaman dapat tumbuh tegak.

Perawatan tanaman durian

Panduan lengkap budidaya durian
Gambar buah durian

Dalam usaha budidaya tanaman durian, tentunya untuk mendapatkan hasil yang sempurna, kita harus memberikan perawatan pada tanaman yang telah kita tanam. Berikut beberapa tahapan perawatan yang tentunya berpengaruh dalam pembudidayaan.

Pemupukan

Dalam tahapan pemupukannya sendiri ada dua fase pemupukan yang harus anda lakukan dilakukan pada tanaman durian montong, pemupukan antara lain sebelum berbuah dan saat tanaman berbuah atau masa panen.

Pemupukan pada tanaman yang belum berbuah
Pada tahapan ini ada dua jenis pupuk yang bisa diberikan antara pupuk NPK dan Pupuk kompos organik. Pupuk NPK diberikan pada saat tanaman saat tanaman berusia 1 tahun dengan dosis 80-90 gram per pohon. 

Saat pohon berusia 2 tahun pupuk NPK mutiara diberikan dengan dosis 150 - 300 gram perpohon. Kemudian pada saat pohon berusia 3 tahun pupuk NPK diberikan dengan dosis 400 - 800 gram per pohon, lakukan pemupukan tersebut 1 thn sekali. 

Sementara untuk pupuk organik atau kompos, dosis yang  diberikan sekali pada akhir musim hujan dengan dosis minimal 15 - 20 kg perpohon.

Pemupukan pada tanaman yang sedang berbuah.
Pada tanaman durian  yang sedang berbuah, pemupukan dapat dilakukan pada saat pemangkasan, atau pada saat pucuk mulai menua, atau saat tanaman berbunga serta satu bulan sebelum panen. Pupuk yang diberikan adalah pupuk organik, pupuk urea, SP-36 dan KCl dengan dosis yang berbeda-beda.

Pemuupukan diberikan dengan cara membuat selokan de sekitar tanaman dengan ukuran disesuaikan serta dengan tajuk pohon dengan ketinggian selokan sekitar 20 - 30 cm. kemudian pupuk tebar ke selokan. 

Setelah selesai kemudian ditutup kembali selokan  dengan media tanam. Lalu siram jika tanah sudah mengering.

Pemangkasan tanaman

Pemangkasan merupakan salah satu perawatan yang harus dilakukan dalam budidaya durian pada tanaman durian jenis montong. Pemangkasan dilakukan pada akar, bentuk pemangkasan, dan pemangkasan untuk pemeliharaan. 

Cara caranya antara lain sebagai berikut

Pemangkasan akar
Pemangkasan akar tanaman paling baik dilakukan pada saat tanaman mulai menampakan tunas bunga. Pemangkasan dilakukan untuk meningkatkan produktifitas dan meningkatkan kualitas buahnya. Pemotongan akar dilakukan pada sisi kedua barisan pengkal batang.

Pemangkasan bentuk 
Pemangkasan bentuk dapat dilakukan saat tanaman menjelang usia 1 tahun. Pemangkasan bentuk dilakukan untuk mempertahankan tinggi tanaman sekitar 4 m dari permukaan tanah.

Pemangkasan pemeliharaan
Pemangkasan pemeliharaan dilakukan pada saat tanaman sedang berbuah. Pemangkasan diutamakan pada cabang yang pertumbuhan hama atau tunas palsu yang tumbuh tidak pada tempatnya. Pemangkasan ini juga dilakukan agar dapat mempertahankan ketinggian optimal yaitu 3-6 meter.

Selain beberapa pemangkasan diatas, tanaman  dapat dilakukan perawatan tambahan yaitu penyerbukan buatan dan penjarangan buah.

Penyerbukan buatan ini dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan serbuk sari dengan cara dibungkusnya dalam kantong plastik lalu menggoyang-goyangkan bunga atau dahannya.

Atau bisa juga dengan mengoleskan serbuk sari ke kepala putik dengan menggunakan kuas halus.  Sementara penjarangan buah dilakukan untuk mencegah kematian pada tanaman durian, agar tidak menghabiskan energinya melalukan proses pembuahan.

Selain itu Penjarangan dilakukan untuk Menentang Hidup, menambah kualitas Rasa Buah, Ukuran Buah dan Pembuahan Setiap Tahunnya.

Penjarangan dilakukan bersamaan dengan proses pengguguran bunga, saat bunga telah berguguran, besoknya harus dilakukan penjarangan "tidak boleh dipending". Penjarangan buah dapat dilakukan dengan cara mekanis dan kimiawi.


Hama Tanaman 


Untuk menjaga kualitas tanaman tentunya anda harus hafal dengan serangan hama dan penyakit yang bisa merusak kualitas tanaman. Berikut ini beberapa hama dan cara pengendaliannya.

Hama Tanaman
Hama yang sering menyerang tanaman durian antara lain :

Hama penggerek buah
Hama yang paling sering menyerang durian montong adalah hama penggerek buah, biasanya orang jawa menyebutnya dengan gala-gala.

Hama ini menyerang bagian-bagian buah sehingga dapat menimbulkan gagal pada pembuahan yaang biasanya jatuh sebelum tua.

Pengendalian hama

Cara Kultur teknis yaitu dengan membungkus atau membrongsong buah dipilih sejak dini dan lakukan pengasapan di bawah pohon pada sore hari untuk mengusir imago. Cara Mekanis yaitu, dengan mengumpulkan buah yang terserang hama dan gugur untuk dimusnahkan atau dikubur.

Cara Biologis yaitu, menggunakan semut rang-rang untuk mengusir imago atau menggunakan musuh alami lain yaitu lalat Tachinidea (Argyroplax basifulfa), Ventura, sp. Cara Kimiawi yaitu, dengan penyemprotan insektisida atau pestisida, seperti Basudin, Sumithion 50 AC, Thiodan 35 EC, dengan dosis berkisar antara 2-3 cc per liter udara.

Busuk buah

Sedangkan penyakit yang paling sering menyerang tanaman durian montong kedua adalah Pembusukan pada buah. Pada penyakit ini biasanya gejala yang di timbulkan antara lain bercak-bercak basah coklat kehitaman pada area kulit buah, disertai busuk pada bagian yang terserang membentuk miselium dan sporangia berwarna putih.

Penyakit busuk buah dapat dibasmi dengan cara:

Teknik Kultur
Perbaikan drainase atau saluran tanah agar tidak terlalu basah atau lembab
Areal media tanam dibersihkan dari tanaman inang patogen seperti pepaya, nenas, jeruk dan lain-lain.

Teknik Mekanis
Memangkas daun dan dahan yang tidak produktif dan tidak diperlukan untuk mengurangi kelembaban. Lakukan Pemusnahan buah yang terserang penyakit. Hindari buah hasil panen bersentuhan dengan tanah agar tidak digrogori ulat tanah atau hama tanah lainnya.

Busuk akar pada

Gejala awal penyakit ini biasanya ditandai timbulnya bercak nekrotik pada akar lateral dimulai dari bagian ujung pada tingkat serangan yang tinggi, di atas permukaan tanah yang terdapat cabang pohon yang mati, diikuti dengan berkembangnya dari cabang di bawahnya, daun layu dan gugur.

Pengendalian dilakukan dengan cara:

Teknik Kultur
Yaitu dengan perbaikan drainase agar tanah tidak terlalu lembab atau basah
lalu dengan Penggunaan batang bawah yang tahan terhadap penyakit

Teknik Mekanis
Hindari luka mekanis pada bagian akar dan pangkal batang pada saat pemeliharaan tanaman
Membongkar "eradikasi" tanaman yang terserang berat dan akarnya dimusnahkan

Teknik Kimiawi
yaitu, dengan menggunakan fungisida sistemik dengan cara dikocorkan atau diinfuskan pada bagian akar


Masa Panen buah

Masa panen tanaman durian montong sendiri relatif cukup tinggi, hal tersebut pasti dapat menguntungkan sang petani atau pemilik. Durian jenis montong biasanya akan berbuah pada saat 3 sampai 4 tahun dengan perawatan pada tanaman yang maksimal.  

Memang agak sulit menentukan kematangan pada buah buah, untuk menunggu kematangan buah anda bisa menunggu buah durian ini jatuh karena jatuhnya buah durian menandakan sudah matang.

Anda bisa melakukan pengikatan pada buah dan rantingnya, sehingga saat buahnya jatuh tidak langsung kebawah melainkan mengelantuk diatas dahan, hal tersebut dilakukan agar buahnya tidak diambil orang

Atau jika Anda cukup berpengalaman Anda cukup melihat buah durian saja. Buah yang sudah matang akan terlihat dari warnanya ekastisitas serta letak duri. Atau Anda juga bisa mencium buah durian, buah durian yang sudah dikeluarkan mengeluarkan aroma yang tajam.

Buah yang telah jatuh ke tanah, akan cepat sekali pecah, buah yang masih bertangkai, yang dipungut dari bawah pohonnya masih dapat dimakan setelah 2 hingga 3 hari pasca jatuh. Akan tetapi daya tahan buah yang telah dipungut juga dapat diperpanjang sekitar 1 minggu, hal ini akan menghasilkan keuntungan yang besar. 

Ruang pendingin bersuhu 15 ° C dapat memperpanjang daya tahan, buah durian selama 3 minggu, dan daging buah yang dibekukan dengan cepat akan dapat mempertahankan rasa tahan selama 3 bulan atau lebih.

Setelah dipanen buah durian harus segera diangkut ke pasar untuk dijual, alangkah baiknya wadahi buah durian yang telah matang dalam karung, keranjang bambu atau ditumpuk saja di bak truk. 
Lihat juga : 100+ Tanaman hias daun yang paling populer di dunia
Demikianlah ulasan kali ini terkait budidaya buah burian yang beberapa ulasan diatas kerap timbul pada saat budidaya buah durian terutama jenis monthong.


Anda juga bisa mengaplikasikan atau mempraktekkan cara-cara diatas untuk berbagai varietas tanaman durian.



Terimakasih dan semoga bermanfaat

0 Comments

Post a Comment