Cara Efektif Untuk Mencangkok Tanaman

Mencangkok  tanaman merupakan merupakan sebuah teknik yang sering dipakai oleh masyarakat dalam melakukan perbanyak sebuah tanaman.

Dengan encangkok tentunya tidak akan memakan waktu yang lama untuk si tanaman menghasilkan buah, hal tersebut dikarenakan usia bibit tanaman yang di cangkok sama matangnya dengan tanaman indukan.

Selain itu. Dengan mencangkok tanaman, bibit tanaman yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang sama bagusnya dengan indukan.

Mengingat faktor genetik merupakan salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam proses pembudidayaan, maka dengan mencangkok dapat menyisiati hal hal yang tidak diinginkan seperti kualitas yang beda jauh dari indukan tanaman.

Nah. Bagi anda yang belum faham mengenai cangkok mencangkok tanaman, berikut ini saya bagikan sedikit informasi tentang teknik mencangkok dan tahapan cara mencangkok tanaman yang efektif untuk dilakukan.

"Oleh karena itu, mari kita simah ulasanya berikut ini."

Deskripsi Cangkok

Cangkok
Cangkok tanaman
Cangkok adalah Cara untuk memperbanyak atau perkembangbiakan tanaman dengan bibit pohon yang dihasilkan dari proses penumbuhan akan dari batang tanman

Untuk melakukan penyangkokan tanaman, terlebih dahulu anda harus mengetahui jenis tanaman apa yangbisa di cangkok karena tidak semua pohon bisa di cangkok.

Pohon yang bisa dicangkok ialah tanaman yang memiliki karakteristik tumbukan dikotil dan biji terbuka.

Cara memperbanyak tanaman dengan teknik cangkok merupakan pilihan yang sangat tepat terutama untuk buah buahan. Hal tersebut dikarenakan hasil panen yang biasanya akan sama persis kualitasnya seperti indukan tanaman.

Spesifikasi tanaman yang di cangkok

Selain kelebihan yang telah disebutkan di atas, ada kelebihan dan kekurangan lain yang sangat yang perlu anda ketahui dari teknik cangkok ini.

Beberapa kelebihan dan kekurangan tersebut antara lain :

Kelebihan

Kelebihan tanaman yang dihasilkan dari teknik cangkok ini adalah
  1. Tumbuhan hasil cangkokan cenderung lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji.
  2. Tumbuhan yang dicangkok memiliki kualitas buah yang sama dengan induknya.
  3. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi, karena pada proses mencangkok akar akan tumbuh selama masih berada di pohon induk.
  4. Tanaman asal cangkok bisa ditanam pada tanah yang letak air tanahnya tinggi atau di pematang kolam ikan.

Kekurangan

Kekurangan tanaman yang dihasilkan dari teknik cangkok ini adalah
  1. Tanaman hasil cangkok cenderunng tidak tahan kering. Oleh karena itu, tanaman hasil tidak akan kuat menghadapi musim kemarau panjang.
  2. Karena tidak berakar tunggang, tanaman hasil cangkok akan mudah roboh bila ada angin kencang.
  3. Pohon induk tajuknya menjadi rusak karena banyak cabang yang dipotong.
  4. Dalam satu pohon induk kita hanya bisa mencangkok beberapa batang tanaman saja, sehingga perbanyakan tanaman dalam jumlah besar tidak bisa dilakukan dengan cara ini, kecuali jika kamu memiliki stok indukan yang banyak.

Cara Mencangkok Tanaman

Cara mencangkok tanaman
Gambar ilustrasi mencangkok tanaman
Untuk mendapatkan bibit dengan cara mencangkok tanaman sebetulnya cukup mudah dan tidak menyulitkan kita saat praktek dilakukan.

Bagi anda yang belum bisa mencangkok tanaman, beriut ini saya rangkum panduan cara mencangkok tanaman.

Peralatan yang dipersiapkan

Sebelum melakukan penyangkokan tanaman, ada beberapa alat dan bahan yang harus dipersiapkan dari awal.

Alat dan bahan tersebut adalah :
  1. Batang tanaman yang akan di cangkok.
  2. Cutter atau piso imut-imut, bisa juga menggunakan pisau daur.
  3. Media tanam, Bisa menggunakan kokopit, kompos, dan bisa juga menggunakan tanah netral.
  4. Cairan perangsang akar. Jika tidak punya bisa menggunakan bawang merah.
  5. Pembungkus media tanam, bisa menggunakan sabut kelapa atau pelastik tembus pandang.
  6. Tali rafia.
  7. Jangan lupa siapkan Air.

Tahapan mencangkok tanaman

Jika alat dan bahan untuk mencagkok sudah dipersiapkan, maka anda siap untuk melakukan penyangkokan tanaman.

Berikut langkah langkah penyangkokan tanaman :
  1. Pilih batang atau cabang tanaman yang sehat, sebaiknya pilih cabang tanaman yang tumbuh  secara lurus dan vertikal.
  2. Cabang dikuliti kulitnya melingkari batang dengan jarak 5 hingga10 cm. lalu bersihkan lapisan kambium yang menempel pada kayunya.
  3. Setelah lapisan kambium bersih, oleskan batas kulit yang dikuliti dengan cairan perangsang akar lalu tutupi lapisi bagian tersebut dengan media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
  4. Balut dan bungkus bagian yang telah  terlapisi tanah dengan plastik atau sabut kelapa. Apabila menggunakan plastik, seaiknya berikan lubang kecil pada plastik tersebut sebagai jalan masuknya air.
  5.  Ikat balutan tersebut dengan menggunakan tali rafia atau tali plastik dibagian ujung atas dan ujung bawah.
  6. Pastikan media tanamnya tetap lembab, namun jangan terlalu lembab.
Jika langkah langkah diatas sudah dilakukan, maka tugas anda hanya memonitoring pertumbuhan akanrnya saja.

Setelah kurang lebih berusia satu bulan, akar mulai akan mulai tumbuh. Jika pertumbuhan akar sudah cukup baik dan akar sudah mulai banyak yang tumbuh, maka batang tanaman yang di cangkok sudah siap di pindahkan.

Pindahkan saja bibit tanaman tersebut pada wadah baru, bisa menggunakan pot atau polybag dengan menggunakan media tanam yang gembut.

Note
Tidak dianjurkan menggunakan pupuk pada tanaman yang di masih berusia 2 hingga 4 minggu pasca pemindahan karena media tanam akan bersifat panas.
Demikianlah ulasan kali ini terkait cara mencangkok tanaman, semoga artikel ini dapat membantu anda membudidayakan tanama. "Salam lestari"

Terimakasih dan semoga bermanfaat

0 Comments

Post a Comment