Bunga Asoka : Karakteristik, Cara Menanam Dan Perawatannya

Bunga asoka merupakan salah satu jenis tanaman hias yang juga banyak digemari oleh para pecinta tanaman diIndonesia, terutama bagi ibu rumah tangga yang suka mengkoleksi tanaman hias dirumahnya.

Sama halnya seperti Bunga anggrek, bunga asoka sangat mudah ditanam di kawasan tropis ini serta dapat mempercantik taman atau halaman rumah dengan bentuk bunganya yang cantik.

Berbeda dengan tanaman hias lainnya, bunga asoka memiliki keunikan tersendiri pada bunganya yang dapat tumbuh bergerombol. Selain itu terdapat karakteristik mulai dari ciri dan klasifikasi tanaman bunga asoka yang juga menjadikannya terlihat berbeda dengan bunga lainnya.

Karakteristik Bunga Asoka

Gambar bunga asoka pink
Gambar bunga asoka pink
Bunga asoka juga dikenal dengan sebutan Saraca Indica. Tanaman hias ini dianggap suci bagi penganut agama Hindu, serta memiliki keunikan yang khas pada pohonnya yang akan mengeluarkan harum dimalam hari mulai dari bulan april hingga bulan mei disetiap tahunnya.

Tanaman bunga asoka atau yang diasosiasikan dengan cinta dan kesucian ini memiliki ciri khas yang berbeda dari tanaman hias lainnya. Ciri tersebut antara lain :

Ciri pada bunga

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bunga soka memiliki karakter bunga yang tumbuh bergerombol serta memilii banyak vareasi warna seperti Merah menyala, kuning, pink hingga warna putih.

Bunga asoka juga termasuk kedalam salah satu bunga majemuk yang mirip dengan marfologi bunga matahari. Selain itu, bunga asoka memiliki benang sari yang berjumlah 4 dengan dilengkapi Kepala sari yang berada dibagian Mahkotanya.

Ciri pada daun

Bunga asoka memiliki daun yang berbentuk lonjong dan cenderung meruncing dibagian ujungnya. Selain itu, bunga asoka memiliki pertulangan pada dauunya yang bersifat tuggal dan menyrip.

Ciri pada batang dan ranting

Bunga soka memiliki batang yang cenderug tegak dengan karakter kayu yang keras. Sementara untuk rantingnya, tanaman ini memiliki karakter bercabang dengan type Sympodial.

Tanaman ini bisa tumbuh tinggi mencapai 7 meter lebih.

Ciri pada akar

Bunga asoka memiliki akar jenis tunggang yang dapat menalar kebawah untuk menopang batang dan pohonnya agar tetap berdiri dengan kokoh. Selain itu, tanaman buga asoka memiliki kulit yang berwarna kecoklatan dan agak sedikit gelap.

Klasifikasi tanaman asoka

Gambar bunga asoka kuning
Gambar bunga asoka kuning
Adapun klasifikasi tanaman bunga asoka sebagai berikut :
Kingdom  Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Fabales
Famili Fabaceae
Subfamili  Caesalpinioideae
Bangsa  Detarieae
Genus Saraca
Spesies S. asoca

Cara Menanam Bunga asoka

Bibit bunga asoka
Bibit bunga asoka
Menanam bunga asoka sebetulnya tidak sesulit yang dibayangkan. Mengingat tanaman ini bisa diperbanyak dengan teknik stek batang dan cangkok, maka kita bisa memperbanyak tanaman ini langsung dari pohon yang sudah dewasa dengan sukarela.

Untuk itu, Server Tannamania akan merangkum langkah langkah menanam bunga soka dengan cara yang efektif dan terbukti berhasil.

Periapan bibit tanaman

Sebelum melakukan penanaman langsung di polibag atau pot, tentunya kamu harus mempersiapkan bibitnya terlebih dahulu. Kamu bisa memperbanyak tanaman ini dengan dua cara, yaitu dengan stek batang dan cangkok

Sebelum melakukan langkah-langkah kedua cara tersebut, sebaiknya pastikan dulu bahwa tanaman bunga asoka yang kana dijadikan indukan memiliki bentuk pohon dan bunga yang bagu. Hal tersebut bertujuan agar manghasilkan bibi yang berkualitas.

Cara menghasilakn bibit dengan stek batang
  1. Sebelum melakukan stek batang, pastikan kamu memiliki indukan pohon bunga asoka dan pilih batang yang sudah tua. Biasanya memiliki ukuran 15cm.
  2. Jika sudah, kamu dapat langsung memotongnya dengan menggunakan pisau atau gunting tanaman. Namun pastikan alat potong tersebut bersih dan terlindar ari karat, hal tersebut bertujuan agar tanaman terhindar hadi penyakit.
  3. Rendam hasil potongan terseut kedalam air untuk menjaganya agar tetap segar hingga saat melakukan penanaman. Kamu bisa merendamnya di air biasa atau cairan perangsang akar.
Cara menghasilakn bibit dengan cangkok
Untuk melakukan penyangkokan tanaman, kamu bisa mengikuti langkah-langkah yang telah saya rangkum sebelumnya. Berikut telah saya cantumkan cara mebcangkok atanaman untu mendapatkan hasil yang lebih optimal
Arikel terkait
Cara Efektif Untuk Mencangkok Tanaman

Penyemaian tanaman bunga asoka

Jika semua hal yang dijelaskan diatas sudah disiapkan, maka langkah selanjutnya ialah melakukan penyemaian di polibag.

Penyemaian tanaman bertujuan agar tanaman mudah beradaptasi serta saat bibit dipindahkan dapat tumbuh dengan baik pada media tanaman yang baru.

Berikut langkah-langkah penyemaian tanaman bunga asoka :
  1. Gunakan polbag sebagai wadah untuk melakukan penyemaian.
  2. Gunakan media tanam dengan komposisi tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Bisa juga menggunakan pupuk lain.
  3. Masukkan media tanam tersebut kedalam polybag hingga memenuhi 1/2 polibag tersebut
  4. Jika bibi diperoleh dari stek batang, kamu bisa langsung menancapkannya pada media tanam tersebut dengan kedalaman 2 hingga 3 cm.
  5. Jika bibit diperoleh dengan menggunakan cara cangkok, kamu bisa memotong batang cangkokan tersebut dan membuka plastiknya. Pastikan bahwa cangkoka tersebut sudah mengeluarkan akan sera tanah yang membungkus tanahnya tidak hancur saat plastinya dibuka.
  6. Pastikan bibit dalam posisi tegak.
  7. Siram secara teratur dengan frekuensi penyiraman 1 kali sehari agar kelembapannya terjaga.
Itulah cara menyemai tanaman asoka dari bibit yang dihasilkan dari stek batang dan cangkok. Biasanya Tunas akan muncul setelah berusia 2 minggu pasca penyemaian.

Penanaman bunga asoka

Jika tanaman asoka hasil penyemaian sudah menua, maka bisa langsung kamu pindahkan pada media tanam abadi atau pot yang lebih besar. Pastikan saat memindahkan tanaman tersebut harus tetap dalam keadaan tegak dan tidak miring, hal tersebut bertujuan agara bentuknya tidak berubah dan estetikanya terjaga.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan waktu pemindahannya, jangan melakukan pemindahan tanaman diwaktu siang hari karena akan mempengaruhi perkembangannya karena kondisi tanah yang terlalu panas.

Waktu penanaman yang tepat alah diwaktu siang dan sore hari karena  pada masa ini kondisi suhu tanah sedang dalam kondisi optimal. Siram tanah dengan menggunakan air secara rutin dan letakkan bibit ditempat yang tidak terpancar sinar matahari secara berlebih.

Cara Merawat Bunga Asoka

Gambar bunga asoka merah
Gambar bunga asoka merah
Jika tanaman sudah kamu peroleh, langkah selanjutnya kamu harus melakukan perawatan pada tanaman tersebut.

Sama seperti menanam bunga asoka, cara merawat bunga soka juga tidak sulit dilakukan. Hanya dengan melakukan perawatan biasa yang kamu lakukan pada perawatan tanaman hias lainnya, bunga ini dapat tumbuh dengan optimal.

Namunada beberapa hal yang perlu kamu pehatikan. hal-hal yang perlu kamu perhatikan antara lain sebagai berikut.

Pemupukan

Pemupukan pertama dilakukan pada saat tanaman berusia 1 bulan. Gunakan pupuk daun dan jangan menggunakan pupuk buah. Pilih pupuk yang tepat agar tanaman dapat berbunga dengan baik.

Penyiangan

Yang paling berpengaruh dalam penanaman ialah dengan menyingkirkan gulma yang tumbuh pada media tanam. Tanaman yang tumbuh disekitaran media tanam seperti rumput dan gulma lainnya harus disingkirkan karena akan mencuri nurtisi pada tanah yang nantinya akan menghambat pertumbuhan bunga.

Jika sudah memasuki musim penghujan, tanaman bunga asoka akan mulai berbunga dan bunganya akan bertahan selama kurang lebih 3 bulan.

Demikianlah ulasan lengkap tentang bunga asoka mulai dari pengenalan karakteristik serta panduan penanaman dan perawatannya. Semoga artikel ini dapat membantumu untuk membudidayakan tanaman bunga asoka ini.
Lihat juga
100+ Gambar bunga cantik dan penjelasannya

Terimakasih dansemoga bermanfaat

1 comment


  1. ayo segera bergabung dengan kami hanya dengan minimal deposit 20.000
    dapatkan bonus rollingan dana refferal ditunggu apa lagi
    segera bergabung dengan kami di i*o*n*n*q*q

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon