Bunga Cempaka : Karakteristik, Jenis-jenis, Cara Menanam Dan Merawat {Bunga Kantil}

Bunga cempaka merupakan tanaman berbunga yang dapat ditanam dipekarangan rumah dan banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena selain berbunga, tanaman tersebut memiliki aroma yang kuat saat bunganya mekar sempurna.

Umumnya tanaman hias yang satu ini popular di asia bagian timur dan Indonesia merupakan salah satu diantaranya. Oleh karena itu, kita dapat menjumpai tanaman tersebut dipekarangan orang yang memang memanfaatkan tanaman sebagai penghijauan pada halaman rumahnya.

Mengingat bunga cempaka sangat menarik untuk dibahas, maka saya tertarik untuk memaparkan sedikit ulasan terkait bunga cempaka ini mulai dari Karakteristik seperti ciri ciri hingga klasifikasi dan manfaatnya.

Tidak lupa juga akan saya bagikan panduan lengkap untuk menanam dan merawat tanaman bunga cempakan ini yang dapat dilakukan baik oleh pemula maupun yang sudah terbiasa.

Oleh karena itu, mari kita simak ulasannya dibawah ini :

Karakteristi Bunga Cempaka

Bunga cempaka
Bunga cempaka
Bunga cempaka atau yang juga dikenal dengan sebutan bunga kantil ini memiliki tanaman yang dapat tumbuh mencapai 25-30 Meter. Adapun ciri khas yang dapat mendeskripsikan gambaran tanaman bunga cempaka ini antra lain sebagai berikut :

Bentuk bunga

Tanaman bunga cempaka atau bunga kantil memiliki bunga yang bentuknya cenderung memanjang dengan panjang 3-5 cm. Kelopak bagian dalamnya terlihat sedikit lebih sempit dan meruncing dibandingkan kelopak bagian luar.

Selain itu, bunganya memiliki beberapa vareasi warna seperti bunga kantil kuning, putih, merah hingga ungu. Namun yang paling popular dan sering jumpai ialah bunga kantil yang berwarna putih dan kuning.

Bentuk daun

Bunga kantil umumnya memiliki daun yang berkarakter tunggal serta cenderung tumbuh berseling-seling atau tumbuh dengan spiral serta bagian tepi daunnya cenderung rata dan menumpu sehingga terlihat selaras dengan kuncup daunnya.

Bentuk daunnya cenderung berbentuk bulatan oval serta sedikit memanjang dengan bagian pangkal dan ujung daun yang meruncing.

Bentuk batang tanaman

Cempaka memiliki batang tanaman yang berkarakter kayu dan dapat tumbuh mencapai 25 meter lebih. Selain bunga, dan daunnya, batang tanaman bunga cempaka juga memiliki segudang manfaat. Untuk melihat daftar manfaat bunga kantil dapat kamu baca dibawah.

Klasifikasi Tanaman Bunga Cempaka

Ciri ciri bunga cempaka
Ciri ciri bunga cempaka
Adapun klasifikasi tanaman bunga cempaka (Kantil) ini antara lain sebagai berikut :
Kingdom Plantae
Subkingdom  Tracheobionta
Divisi  Magnoliophyta
Super Divisi  Spermatophyta
Kelas  Magnoliopsida
Sub Kelas Magnoliidae
Ordo Magnoliales
Familli Magnoliaceae
Genus  Michelia
Spesies  Michelia alba (Anonimus, 2012)

Jenis Jenis Bunga Cempaka (Kantil)

Sebetulnya, Bunga cempaka ini memiliki jenis yang vareasi dan masing masing jenisnya juga memiliki warna yang berbeda sehingga warna tersebut menjadi identitas tersendiri dari jenis bunga cempaka ini.

Jenis jenisnya meliputi :

Cempaka putih

gambar bunga cempaka putih
Contoh gambar bunga cempaka putih
Bunga cempaka putih atau yang juga sering dikenal dengan sebutan bunga kantil putih ini memiliki nama latin Michelia alba dan memiliki bunga yang berwarna putih.

Tanaman cempaka putih ini memiliki kulit pohon yang berwarna coklat serta terdapat bulu bulu halus yang terdapat dibagian ranting dan warnanya yang cenderung keabu-abuan.

Selain itu Daun yang dimilikinya berjenis Daun tunggal dan berwarna hijau cerah. Bunga yang masih muda warnanya akan cenderung hijau dan jika mulai mekar, warnanya berubah menjadi putih bersih.

Cempaka ungu

Contoh gambar cempaka ungu
Contoh gambar cempaka ungu
Bunga cempaka yang berwarna ungu memiliki nama latin Magnolia liliiflora, namun bunga cempaka jenis ini juga sering dikenal dengan nama atau Purple magnolia. 

Sesuai dengan namanya, cempaka ungu memiliki bunga yang indah berwarna ungu dan aromanya wangi semerbak saat bunganya mekar sempurna.

Tanamannya sendiri dapat tumbuh dengan optimal didataran tinggi dengan suhu berkisar antara 20 sampai 26 drajat Celsius.

Cempaka kining

Contoh gambar cempaka kuning
Contoh gambar cempaka kuning
Bunga cempaka kuning atau Bunga kantil kuning ini sering disebut dengan nama Cempaka wangi karena baunya yang khas. Tanamannnya sendiri dapat tumbuh tinggi mencapai 20-30 meter serta memiliki daun yang berbentuk bulatan oval dan berwarna hijau cerah.

Seperti nama jenisnya yaitu Bunga cempaka kuning, maka tanaman ini memiliki bunga yang cednerung berwarna kuning. Namun kuning yang dimilikinya cenderung keruh dan sedikit mendekati warna Oranye.

Selain warna, yang membedakan bunga cempaka kuning dengan jenis lainnya ialah aromanya yang sangat harum. Bahkan wanginya dapat dihirup tanpa perlu mendekarkan hidungmu pada bunga tersebut.

Cempaka merah

Contoh gambar cempaka merah
Contoh gambar cempaka merah
Bunga cempaka merah ini memiliki sebutan lain yaitu Red magnolia serta termasuk kedalam family Magnoliaceae. 

Meski namanya cemkapa merah, namun bunga cempaka jenis ini cederung berwarna merah muda serta bunganya tumbuh dibagian ujung ranting.

Walau Cempaka jenis ini jarang terlihat di Indonesia, namun cempaka merah ini memiliki bunga yang eksotis dan Indah dan memiliki bau yang khas layaknya bunga cempaka putih. Bunganya berdiameter antara 5 hingga 7 xm dengan kelopak bung yang tersusun rapi.

Manfaat Pada Bagian Tanaman Bunga Cempaka

Manfaat bunga cempaka
Manfaat bunga cempaka
Tanaman bunga cempaka memiliki kandungan alkaloid mikelarbina dan liriodenina yang berkhasiat sebagai ekspektoran dan diuretik.

Oleh karena kandungan tersebut, tanaman ini dipercaya dapat menjadi alternative obat untuk berbagai penyakit seperti Bronkitis, Batuk, demam, radang, prostat, keputihan Infeksi saluran kemih dan masih banyak lagi.

Beberapa bagian-bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai ramuan ialah :

Manfaat bunga cempaka

Bunga dari tanaman kantil atau cempaka dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk gangguan prostata demam, radang, bronkhitis, batuk,  dan keputihan. Minyak atsiri yang dihasikan dari ekstrak bunga cempaka dapat digunakan sebagai bahan pembuatan antiseftik dan parfum.

Manfaat daun tanaman cempaka

Daun dari tanaman bunga cemapak putih dapat dimanfaatkan sebagai alternative obat untuk Infeksi saluran kemih serta bronchitis. 

Minyak atsiiri yang dihasilkan dari ekstrak daun tanaman cempaka juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan antiseftik dan pafrum.

Manfaat batang tanaman cempaka

Kayu dari batang tanaman cempaka yang berkualitas sering digunakan sebagai furniture dalam pembuatan meja, kursi atau kayu pahat karena memiliki karakter dan tekstur yang indah.

Manfaat Bunga Cempaka Putih Lainnya

Manfaat bunga kantil
Manfaat bunga kantil
Seperti yang telah disinggung sbelumnya bahwa tanaman bunga cepaka memiliki segudang manfaat. Beberapa pemanfaatan lain yang kerap digunakan dari cempaka putih antara lain :
  1. Mengatasi masalah Vertigo (Kepala pusing) : Dengan mengguanakan 5 kuntum atau lebih bunga Cempaka putih yang sudah kering, lalu direbus dengan air 500cc dan dibiarkan hingga airnya mendidih sehingga berkurang menjadi 200cc. lalu minum air rebusan tersebut selagi masih hangat. 
  2. Mengatasi masalah bau badan : Dengan menggunakan bunga cempaka putih 30 gram serta gula batu secukupnya lalu direbus, maka air tersebut dapat langsung diminum.
  3. Mengatasi masalah keputihan : Caranya Dengan menggunakan bunga cempaka putih yang telah mongering sebanyak 30 gram, 15 gram kulit delima kering dan 60 gram jali lalu semua bahan tersebut direbus dengan air secukupnya dan air hasil rebusannya diminum.
  4. Mengatasi masalah perut kembung : Caranya dengan menggunakan 5 kuntum bunga cempaka putih dan dicampurkan dengan bahan lain seperti Kulit  jeruk mandarin kering 5gram, 15gram jahe dan 3 butir kapulaga lalu direbus dengan air 700cc dan dibiarkan mendidih hingga sirnyatersisa kurang lebih 300cc. air rebusan tersebut dapat langsung diminum. 
  5. Mengatasi masalah radang saluran pernapasan : Caranya dengan menggunakan daun dari tanaman cempaka putih sebanyak 15 gram dan dicampurkan dengan bahan lainnnya seperti Kulit jeruk mandarin kering sebanyak 5 gram dan 15 gram umbi bunga lili lalu direbus dengan air 500cc dan dibiarkan hingga 200cc. Air tersebut dapat langsung diminum. Bisa juga dengan menggunakan 15 gram bunga cempaka putih yang telah kering lalu direbus dengan menggunakan air, kemudian airnya dapat ditambah dengan madu secukupnya.  Air tersebut dapat diminum selagi hangat.

Cara Menanam Bunga Cempaka

Menanam bunga cempaka
Menanam bunga cempaka
Mengingat tanaman cempaka akan menghasilkan bunga yang candik dan anggun, maka tidak jarang banyak orang yang ingin menanamnya dirumah mereka.

Terlebih lagi diIndonesia ini merupakan habitat yang disukai oleh bunga cempaka karena Inddonesia sendiri merupakan daerah yang beriklim tropis.

Jika kamu tertarik untuk menanam bunga cempaka dihalaman rumah atau di pot, Berikut ini kami rangkum langkah-langkah penanamannya untuk anda.

Persiapan bibit tanaman bunga cempaka

Sebelum kalian melakukan penanaman tanaman, tentunya dibutuhkan bibit sebagai cikal bakal tanaman yang nantinya tumbuh menjadi dewasa dan berkembang.

Oleh karena itu, mempersiapkan bibit tanaman sebelum melakukan penanaman merupakan hal yang sangat penting dilakukan dan diperhatikan.

Mengingat salah satu keberhasilan dalam melakukan penanaman ialah factor genetic, maka pastikan bibit yang akan kalian pilih berasal dari indukan yang berkualitas, tidak memiliki penyakit serta cacat lainnya yang ditimbulkan oleh hama.

Untuk mendapatkan bibit dari indukan tanaman yang telah dewasa, kamu bisa menggunakan teknik Cara mencangkok tanaman yang panduannya telah saya jelaskan.

Selain menggunakan “cara mencangkok tanaman”, kamu juga bisa membeli bibit terebut di tokok offline maupun toko online yang menjual bibit tanaman tersebut.

Namun jika kalian membeli bibitnya dari benih, maka diperlukan penyemaian tanaman agar beniknya dapat tumbuh menjadi bibit yang sehat.

Penyemaian bibit tanaman bunga cempaka

Untuk melakukan penyemaian tanaman bunga cempaka tentunya tidak memerlukan tahapan-tahapan yang rumit dan membuat kepala pusing. Untuk melakukan penyemaian benih bunga cempaka, kamu bisa meaplikasikan lengkah-langkah dibawah ini :
  1. Pastikan benihnya didapat dari indukan yang sehat dan pastikan pula benih tersebut telah kalian persiapkan dengan baik.
  2. Lalu persiapkan wadah sebagai penampung media tanam dan sebagai media penyemaian seperti polybag atau pot plastik.
  3. Selanjutnya letakkan media tanam berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1 pada wadah tersebut.
  4. Selain menggunakan campuran media tanaman diatas, bisa juga menggunakan cocopeat atau sekam bakar (tanpa dicampur) sebagai media tanamnya.
  5. Pastika pula wahad Polybag atau pot yang kalian gunakan memiliki lubang yang pas dibagan bawahnya. Hal tersebut berfungsi sebagai drainase yang nantinya berguna sebagai pembuangan air agar air bekas penyiraman tidak menggenang pada media tanam.
  6. Untuk meletakkan benih tanaman kedalam media tanam yang telah disediakan, buatlah lubang untuk peletakkan bibitnya. Usalahakan lubang tersebut tidak terlalu dalam.
  7. Jika bibit tersebut telah disemai, lakukan penyiraman secara rutin dan jangan sampai media tanamnya terlalu kering ataupun terlalu basah. Penyiraman dilakukan sebaiknya Diwaktu sore dan pagi hari, dan pemberiannya tergantung pada kelembapan media tanam.
  8. Untuk menjaga kelembaban media tanam, kalian bisa membungkus pot atau polybag tersebut menggunakan plastik tembus pandang sehingga permukaan pot tertutupi. Hal tersebut juga bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan benih menjadi bibit muda.
  9. Terakhir, setelah bibit tumbuh kamu dapat melepaskan penutup atau pelastiknya dan lakukan perawatan hingga tanaman tumbuh mencapai 20-50 cm. Jika tanaman sudah tumbuh setinggi itu, maka bibit sudah siap untuk dipindahkan.

Langkah-langkah penanaman bibit bunga cempaka

Setelah kamu memiliki bibit dengan ketinggian 20-50 cm entah itu diperoleh dengan cara cangkok, atau penyemaian dari benih, maka selajutnya lakukan penanaman tanaman cempaka pada media tanam abadi seperti pot yang berukuran lebih besar atau langsung menanamnya dipekarangan rumah.

Untuk melakukan tahapan penanaman atau pemindahan bibit bunga cempaka, kamu bisa mengikuti 

Langkah-langkah dibawah ini :
  1. Plihlah lokasi yang tepat untuk menana bibit bunga cempaka, usahakan lahan tersebut bersih dan terhindar dari tumbuhnya gulma. Akan lebih baik jika media tanamnya digembutkan terlebih dahulu menggunakan cangkul.
  2. Proses penggemburan dapat dilakukan secara bersamaan dengan pemberian pupuk pada media tanam. Pemberian pupuk bertujuan untuk membuat karakter tanah yang tadinya menjadi tanah yang mengandung nutrisi. Nutrisi tersebut nantinya dapat menunjang kehidupan tanaman bunga cempaka.
  3. Setelah media tanamnya digenburkan, lakukan pembedangan atau menggundukkan tanah yang nantinya digunakan sebagai penanaman bibit. Hal tersebut bertujuan untuk mencega penyusutan tanah akibat penyiraman atau penghujanan.
  4. Setelah membuat bedengan pada media tanam, selanjutnya lubangi media tanam tersebut untuk nantinya ditanamni bibit bunga cempaka. Buat saja lubang dengan ukuran yang sekiranya pas untuk bibit bunga cempaka lalu masukkan bibitnya kedalam lubang tersebut. Pastikan lubangnya tidak terlalu pendek agar tanaman tidak mudah roboh. Pemindahan bibit dilakukan dengan cara melepas pot atau polybagnya terlebih dahulu lalu letakkan bibit tersebut pada media tanam yang telah dipersiapkan, setelah itu padatkan media tanamnya.
Setelah kamu melakukan 4 langkah menanam bibit bunga cempaka diatas, maka langkah selajutnya ialah melakukan perawatan tanaman.

Cara Merawat Tanaman Bunga Cempaka

Bunga kantil kuning
Bunga kantil kuning
Perawatan tanaman dilakukan agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan optimal sehingga nantinya bibit tersebut dapat tumbuh dewasa dengan karakter tanaman yang sehat dan memiliki kualitas yang baik.

Untuk melakukan perawatan tanaman bunga cempaka, kamu bisa memperhatikan beberapa hal dibawah ini :

Penyiraman tanaman

Hal yang paling pertama diperhatikan dalam proses merawat bunga cempaka ialah penyiraman tanaman dengan intensitas penyiraman yang pas serta terjadwan dengan baik.

Lakukan penyiraman secara rutin setiap hari pada kemarau diwaktu pagi dan sore hari pasca penanaman. Jika tanaman bunga cempaka tumbuh.

Namun jika tanaman tersebut sudah tumbuh dewasa dengan usia minimal 1 tahun, maka penyiraman dapat dilakukan seperlunya saja.

Pemupukan tanaman

Untuk melakukan pemupukan ,kamu dapat memberikannya secara teratur dengan cara ditaburi pada media tanam yang ditumbuhi tanaman bunga cempaka. Pemupukan dapat dilakukan saat awal-awal musim hujan dan menjelang tibanya musim kemarau.

Penyiangan media tanam dan pemangkasan

Langkah yang perlu diperhatikan selajutnya ialah penyiangan media tanam dan pemangkansan tanamana jika dirasa ranting dan daun tumbuh secara berlebihan.

Pemangkasan tanaman dapat dilakukan disetiap tahun. Disisi lain, pemangkasan juga dapat disertai dengan penyemprotan cairan pertisida agar hama tanaman tidak dapat menyerang tanaman bunga cempaka.

Penyiangan media tanaman dapat dilakukan dengan cara menyingkirkan gulma atau rumput yang tumbuh disekitaran media tanam. Hal tersebut bertujuan agar tanaman bunga cempaka dapat sepenuhnya menyerap nutrisi pada edia tanam tanpa dicuri oleh gula. 

Demikianlah artikel yang membahas seputar bunga cempaka mulai dari pengenalan karakteristik hingga panduan budidaya bunga cempaka. Semoga artikel ini dapat dengan mudah dipahami dan praktekkan. Selamat mencoba !

Baca juga
Panduan lengkap budidaya bunga anyelir
Terimakasih dan semoga bermanfaat

0 Comments

Post a comment